KALTIM Ampunku.com             Kiranya tidak berlebihan, kalau Kota Samarinda dan Kaltim umumnya mendapat satu kehormatan besar atas pengembara (meski secara sepintas) oleh seorang penulis dalam majalah bulanan INTISARI, majalah Indonesia yang paling luas peredarannya itu. Penulisan pun bukan orang sembarangan. Meski warga negara Indonesia sendiri, ia sudah sering beeeerkelana keContinue Reading

KALTIM Ampunku.com (Catatan tercecer sekitar H.M. Kadrie Oening)             Bagi pembaca yang munyak (kalau memang ada) membaca uraian tentang H.M. Kadrie Oening, yang pada 6 Juni 1989 lalu telah memenuhi panggilan Tuhan kembali kehadirat-nya, harap lewatkan saja tulisan ini. Itupun kalau,”Manuntung” masih bersedia menyediakan halamannya untuk membuat apa yang sayaContinue Reading

KALTIM Ampunku.com             Sejak 21 Januari 1988 lalu, oleh Pemerintah Daerah Tk II Samarinda, Ibukota Provinsi Kalimantan Timur ini“diproklamirkan” sebagai Kota Tepian. Tanggal 21 Januari adalah tanggal – bulan mulai terbentuknya Kotamadya (waktu itu masih disebut sebagai Kota Praja) pada tahun 1960, berdasarkan Undang-Undang No. 27 tahun 1969 yang jugaContinue Reading

KALTIM Ampunku.com DENGAN terjadinya kebakaran yang memusnahkan 2 tempat hiburan dalam komplek Pinang Babaris, jalan Niaga Timur Samarinda baru-baru ini, — timbul lagi pertanyaan dari mana asalnya nama “Pinang Bebaris” tersebut. Pertanyaan ini kiranya tidak akan timbul, kalau misalnya di pinggir jalan tempat berdirinya kompleks kumuh yang bagian (lantai) atasnyaContinue Reading

KALTIM Ampunku.com            Pada hari selasa 6 Juni lalu, sekitar jam 6:30 pagi telah berpulang ke Rahmatullah dalam usia 66 tahun, H.M. Kadrie Oening. Inna lillahi wa-inna ilaihi roji’un. Berpulangnya di RSU A. Wahab Sjaharanie, sesudah selama beberapa hari dirawat di ruang ICCU.             Bagi warga Kotamadya Samarinda, bahkan Kaltim padaContinue Reading

KALTIM Ampunku.com             SEBELUM saya melanjutkan uraian ini, lebih dulu perlu dijelaskan, bahwa H.M Kadrie Oening mengakhiri masa jabatannya yang kedua sebagai walikota Samarinda, bukan dalam tahun 1979, sebagaimana diterangkan dalam tulisan terdahulu, melainkan pada bulan Februari tahun 1980. Dengan demikian, seluruhnya 12 tahun 3 bulan lamanya (sejak November 1967)Continue Reading