FOTO : Pemandangan Jalan Samarinda di Pinggir Sungai Mahakam di Tahun 1905 dan 1908

KALTIMAMPUNKU.COM– Di Samarinda, jalan utama berada di pinggiran Sungai Mahakam. Sekarang ini (2019) betapa banyaknya kendaraan yang lewat di jalan-jalan protokol. Lalu bagaimana suasana jalan di sekitar tepi Sungai Mahakam tempo doeloe?

Lihat Juga Foto Pemandangan Jalan Lainnya : Foto Pemandangan Jalan-jalan di Samarinda Tahun 1930

Di foto juga tampak sudah pedagang makanan keliling, yang masih memikul rombongnya. Di daerah lain, termasuk di Jakarta, pedagang keliling yang memikul dagangnya ini masih ada. Di Samarinda sekarang ini, sudah jarang terlihat di jalan-jalan kota besar di Samarinda. Beberapa di antara pedagang keliling ini bahkan sudah tidak menggunakan sepeda lagi, tapi sudah memakai sepeda motor. Seperti penjual tahu goreng. Pedang kekiling seperti penjual bakso, masih nampak berkeliling di dalam gang, namun tidak dipikul di bahu, gerobaknya menggunakan roda sepeda dan didorong

“Groet uit Borneo Straat te Samarinda” atau salam dari Borneo. Ini salah satu jalan dalam wilayah Samarinda, yang ketika itu masih bernama Vierkante paal SamarindaVierkante paal Samarinda di tahun 1908. Foto Author/creator Rob Hennemann & Co (Bandjermasin)

Lihat Juga Foto : Kawasan China di Samarinda tahun 1930

Di bawah ini pemandangan jalan di wilayah Samarinda di tahun 1905. Bisa dibandingkan dengan pemandangan jalan di tahun sekarang ini.

Di perairan Sungai Mahakam, tampak sebuah kapal minyak (In de rivier ligt de olieboot Halleban. Op de achterzijde uitgebreide beschrijving).

Straat te Samarinda. Circa 1905. sumber foto Universiteit Leiden.

Foto Lainnya : Foto Pelabuhan Samarinda di Tahun 1915

Penulis/Editor : Akhmad Zailani

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan