”The ”The

Sebelum ke bagian hasil penelitian atau pembahasan, Ulum Janah menyampaikan metode penelitian, yang terdiri dari penentuan lokasi, penentuan informan, Penentuan Informan dan Teknik Analisis Data

METODE PENELITIAN

1.   Penentuan Lokasi

Penelitian Penelitian ini memilih lokasi pada waktu Erau Balik Delapan tepatnya di sepanjang Pantai Melawai. Lokasi perayaan Erau Balik Delapan ini suasananya cukup ramai mulai dari pagi sampai menjelang malam hari setiap harinya karena dekat dengan Pelabuhan Semayang yang juga berada di Teluk Balikpapan dan merupakan salah satu tempat strategis bagi pendatang masuk ke Balikpapan melalui jalur laut.

Selain itu, pada saat perayaan Erau Balik Delapan dilaksanakan  juga dihadiri oleh Sultan Kutai, Ratu Kutai, dan Penasihat Sultan yang meresmikan serta menyakralkan perayaan Erau Balik Delapan.

Lokasi penelitian tidak hanya dilakukan di tempat tersebut di atas melainkan juga di sekitar Landasan Hellipad depan Lapangan Merdeka. Hal ini didasarkan informasi dari informan yang merupakan Tokoh Adat Kutai, Bapak Abdul Rahim yang menyatakan bahwa tempat-tempat tersebut merupakan tonggak Sejarah Asal Mula Kota Balikpapan khususnya di Landasan Hellipad itu yang disinyalir dulunya merupakan tempat bersemedi Aji Bathara Agung Dewa Sakti setelah mengetahui dua naga Kutai berhasil mengalahkan delapan naga asing di teluk yang sekarang dikenal dengan Teluk Balikpapan.

2.   Penentuan Informan

Untuk menentukan informan, digunakan konsep Schutz, posisi peneliti naturalistik sebagai “orang asing” (dalam Endraswara, 2003: 39). Peneliti lebih memfokuskan pada informasi dari informan yang memiliki keterpercayaan sebagai tokoh adat Kutai di Balikpapan yang diberi mandat langsung oleh Kesultanan Kutai dan dibuktikan dengan surat keputusan (SK) yang ada. Informan pun memiliki referensi-referensi berupa dokumen-dokumen yang di dalamnya terdapat kisah tentang Balikpapan.

3.   Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data menggunakan  participant observation dan indepth interview .Hal ini sangat membantu peneliti karena dapat terlibat langsung dalam pengambilan data secara terus-menerus dan hal ini diyakini untuk mendapatkan data lebih mendalam khususnya yang bersifat pribadi dengan adanya kedekatan antara peneliti dan informan yang terjalin baik.

Peneliti dalam menjalankan pengamatannya langsung mendatangi tempat-tempat yang disinyalir sebagai tonggak sejarah asal mula Kota Balikpapan. Selain itu, peneliti langsung mendatangi informan yang sekaligus tokoh adat Kutai di tempat jualannya maupun di kediamannya.

Observasi juga dibantu dengan foto, dokumen, dan alat perekam yang dapat menyimpan informasi dari informan, membuat penjelasan berulang, dan menegaskan pembicaraan informan serta mencocokkan informasi melalui foto-foto tempat dan dokumen yang terkait. Wawancara sebagai salah satu cara untuk mendapatkan data dilakukan di setiap kesempatan sesuai kebutuhan data yang diperlukan. Selain itu, untuk mencapai kredibilitas  data, dilakukan cara pengamatan secara terus-menerus dan trianggulasi . Pengamatan terus-menerus ditempuh dengan cara datang sesuai kebutuhan informasi yang diperlukan sampai tidak didapati informasi baru mengenai Sejarah Asal Mula Kota Balikpapan. Trianggulasi dilakukan dengan cara pengecekan ulang oleh informan setelah hasil wawancara ditranskrip.

4.   Teknik Analisis Data

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang berupa deskripsi mendalam terhadap fenomena Sejarah Asal Mula Kota Balikpapan. Dalam analisis ini, yang berbicara adalah data dan peneliti tidak melakukan penafsiran. Jika ada penafsiran, hal tersebut adalah hasil pemahaman dari interpretasi informan terhadap fenomena budaya yang telah lama tidak nampak di Kota Balikpapan disertai bukti sejarah berupa dokumen-dokumen yang dimiliki oleh informan. Dengan demikian, pertama penelitian ini secara bertahap dapat memberikan kekhususan interpretasi mengenai sejarah asal mula Kota Balikpapan melalui perayaan Erau Balik Delapan. Kedua, penelitian ini dapat memberikan kekhususan interpretasi keterlibatan atau keterkaitan Kesultanan Kutai dengan Sejarah Asal Mula Kota Balikpapan.

Penulis : Ulum Janah
Editor : Akhmad Zailani

ULUM JANAH adalah dosen universitas Balikpapan. Ulum Janah lahir di Kota Malang, menyelesaikan S1 double degree jurusan Sastra Indonesia dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang tahun 2007 dan S2 jurusan Magister Ilmu Susastra Indonesia Universitas Diponegoro tahun 2016. Comfort penelitian di bidang sastra budaya dengan 4 hasil penelitian yang dua diantaranya telah dipublikasikan serta 2 hasil pengabdian satu diantaranya telah dipublikasikan

”The ”The

Tinggalkan Balasan