Foto ilustrasi. Sekolah rakyat dengan taman sekolah dan rumah seorang guru di Longwai Kutai Borneo. sumber foto Tropen Museum.
Belanda juga memperkenalkan sistem di Kalimantan di mana Belanda diajarkan di sejumlah kecil sekolah. Sebagian besar sekolah diajarkan dalam bahasa asli, dalam hal ini dalam bahasa Melayu (bahasa Indonesia saat ini). Selain itu, ada sekolah-sekolah Muslim yang tidak didirikan oleh orang Eropa. Sekitar tahun 1900 tidak ada banyak pendidikan yang diilhami orang Eropa, tetapi pada tahun 1920 jumlah sekolah seperti itu meningkat. Persentase anak yang menghadiri sekolah-sekolah ini dari kelompok umur yang memenuhi syarat untuk pendidikan tidak akan melebihi 10 persen pada periode kolonial. (P. Boomgaard, 2001). Sekolah rakyat dengan taman sekolah dan rumah seorang guru di Longwai, Kutai, KalimantanContinue Reading

”The ”The ”The ”The