Pasangan nomor urut 2  tak menonjolkan nilai duit tapi program pro rakyat

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani ( Senin, 27 September 2010)

JANJI duit sudah tak laku lagi dan sudah basi. Masyarakat sudah mengerti, uang puluhan juta hingga seratusan juta rupiah, bahkan ada yang satu milyar rupiah yang diambil dari APBD dan ditawarkan ke RT atau warga itu hanya lah janji kosong untuk membujuk masyarakat agar memilih pasangan calon tertentu. Pasangan Jaang-Nusyirwan tak ingin mengobral janji, dengan merayu masyarakat dengan jumlah nilai duit tertentu kepada masyarakat.

Etnis Tionghoa menginginkan Samarinda damai dan kondusif agar nyaman berusaha. Figur yang tepat adalah nomor 2, Jaang-Nusyirwan. Foto Akhmad Zailani

                Selain tak mengumbar janji dalam bentuk “program duit” ke masyarakat, Jaang-Nusyirwan banyak didukung masyarakat karena dianggap sebagai perekat semua etnis yang ada di Samarinda. Rasa damai, nyaman berusaha dari semua lapisan masyarakat itulah yang membuat  Jaang-Nusyirwan unggul dibandingkan calon lainnya.

                Jaang-Nusyirwan dekat dengan etnis Tionghoa. Salah satunya, keduanya diundang tokoh-tokoh etnis Tionghoa saat acara memperingati 10 tahun Paguyuban Guang Dong Sabu (25/9) malam di Gedung Guang Dong.

                Warga Tionghoa setuju dengan suku lainnya di Samarinda, sudah saatnya Syaharie Jaang menjadi walikota Samarinda, setelah 10 tahun menjabat wakil walikota.

                Dari gedung Guang Dong, Jaang dan Nusyirwan mengikuti acara halal bihalal bubuhan Banjar, yang dihadiri sekitar 400-an orang warga Banjar di Samarinda, ulama dan tokoh-tokoh Banjar di Samarinda.

                Bubuhan banjar yang terhimpun dalam Barisan Bubuhan Banjar Bersatu (B4), Persatuan Bebinian Bubuhan Banjar (PB3) dan Barisan Tagas mendukung pasangan nomor urut 2 ini. Di antara tokoh-tokoh Banjar yang mendukung yaitu Ir H Rusbandi MT (pendiri KBBKT), H Asmuni Alie (Tokoh kerukunan keluarga Sungai Durian), H Artonadi Artum (tokoh Martapura), Hamsy Djamhari (tokoh tabalong), H Tajuddin Noor (Ketua B4/Tagas), Hj Nila Kandi (Tokoh perempuan Banjar), Prof Hj Suwinah Alwy (tokoh perempuan Banjar), M Syahbandi (tokoh pemuda Banjar), Achmad Zubaidi (tokoh pemuda Banjar) dan tetuha-tuha Banjar lainnya. mc pro rakyat.

Editor : Adella Azizah Maharani

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan