Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (14 September 2010)

CEPAT TANGGAP. Itulah yang dilakukan pasangan nomor urut 2, H Syaharie Jaang dan H Nusyirwan Ismail (Jaa,nur) setelah mengetahui  ada kebakaran di RT 9, RT 10 dan RT 11 Kelurahan Jawa Samarinda Ulu. Selalu yang pertama turun ke lapangan bila ada warga yang mengalami musibah itu yang nampak terlihat bagi pasangan nomor urut 2 ini.

                Biasanya, setiap kali ada kebakaran di Samarinda, Jaang langsung bergegas ke lokasi memantau langsung upaya petugas kebakaran memadam api. Tak segan-segan kandidat Walikota Samarinda yang banyak mendapat dukungan masyarakat ini ikut membantu petugas pemadam kebakaran.

                    ‘’Sabar Bu …  ya,’’ ujar Hj Puji Setyowati Jaang, yang datang bersama Hj Sri Lestari Nusyirwan, Selasa kemarin.  Ny Jaang yang akrab dengan anak-anak ini juga sempat mengendong balita korban kebakaran. Selain, istri Jaang dan istri Nusyirwan juga turut dalam rombongan dua anggota DPRD Samarinda dari PKS, Nursobah dan Mursyid.

                    Kedatangan Ny Jaang dan Ny Nusyirwan ke lokasi tersebut, selain melihat warga yang terkena musibah kebakaran,  juga memberikan bantuan materiil kepada warga. Di antaranya puluhan karung  beras 25 Kg, puluhan gula, puluhan dos air mineral, puluhan kotak teh dan ratusan bantal merk Jaa,nur.

                    ‘’Kami prihatin dan ikut bersuka atas musibah kebakaran yang dialami saudara-saudara kita ini warga di 3 RT Kelurahan Jawa,’’ ungkap Hj Puji Syaharie Jaang.

                    Selain istri Jaang dan istri Nusyirwan Ismail, juga nampak Ketua harian Tim Koalisi Rakyat Bersatu, Nursobah dan Wakil Ketua Mursyid.  Kedua anggota DPRD Samarinda  dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran.

                    ‘’Kami prihatin atas musibah ini,’’ ujar Nursobah.

                    Kepedulian Jaang-Nusyirwan ini mendapat simpatik di hati masyarakat. Menurut masyarakat, setiap ada musibah seperti kebakaran, banjir atau tanah longsor, yang dialami warga Samarinda, pasti Jaang yang  terlihat di lapangan.  Dan itu dilakukan Jaang sudah sejak lama.

                    ‘’Seperti kebakaran di Loa Bakung belum lama ini, Pak Jaang yang pertama kali ke lokasi dan memberikan bantuan. Setelah itu baru ada pasangan calon lainnya. Sekalipun memang dari pasangan calon banyak yang tak ada turun ke lokasi. Bukan hanya ini saja, saat warga di Kecamatan Samarinda Utara, Jaang tak segan-segan naik perahu membagikan nasi bungkus langsung ke rumah-rumah warga,’’ kata Yanto warga Kelurahan Jawa, yang juga memiliki keluarga di Jalan Pemuda Kelurahan Temindung Permai.

                    Tak hanya Yanto, Wawan warga Kelurahan Jawa lainnya juga menilai, Jaang adalah figur yang merakyat dan peduli dengan rakyat. Dirinya tak akan memilih pasangan calon yang tak peduli dengan nasib masyarakat.

                    ‘’Tak mungkin lah kami memilih pemimpin yang tak peduli dengan kami. Sekalipun kami disogok uang seratusan ribu rupiah oleh pasangan calon kami tetap akan pilih pasangan figur terbaik, yang hanya ada di pasangan nomor urut 2, Jaang-Nusyirwan,’’ kata Wawan, yang keluarganya termasuk korban kebakaran di RT 10.

                    NAIK                                                                     

                    Ditundanya Pemilukada di Samarinda 2 bulan, ternyata malah semakin menguntungkan pasangan nomor urut 2. Diperkirakan, prosentase dukungan untuk Jaang-Nusyirwan semakin meningkat, jauh meninggalkan saingan di bawahnya. Kekecewaan masyarakat wajar, karena yang penting bagi masyarakat, ada banyak pekerjaan penting yang perlu dilakukan untuk membenahi Samarinda.

                    Meningkatnya dukungan masyarakat terjadi saat ramadhan tadi. Karena Jaang-Nusyirwan dikenal sebagai figur religius, taat beribadah, dekat dengan ulama dan perhatian dengan kegiatan keagamaan itulah yang makin membuat masyarakat memberikan dukungan kepada pasangan putra daerah ini.

                    Faktor lainnya yang membuat dukungan kepada Jaang-Nusyirwan adalah masyarakat tak ingin anggaran tersedot hanya untuk Pemilukada, yang satu putaran menelan uang rakyat Rp 23 milyar lebih. Keinginan masyarakat, lebih baik uang tersebut digunakan untuk program yang berpihak ke masyarakat, seperti perbaikan jalan atau parit.

                    ‘’Dilihat dari figur, kami lihat yang terbaik ada di pasangan nomor urut 2. Lebih baik kami kompak bersama masyarakat lainnya untuk Pemilukada satu putaran dengan memenangkan pasangan simpatik, Jaang-Nusyirwan,’’ ujar Ny Supardi. Mc pro rakyat.

Editor : Desinta Syarifah Mahadewi

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan