Pemilukada damai, Satu putaran untuk Jaang-Nusyirwan

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (28 September 2010)

MINGGU (26/9) kemarin dilakukan pawai simpatik tujuh pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Samarinda. Pawai yang menyusuri sejumlah jalan di Samarinda tersebut menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Pawai tersebut menandai dimulainya masa kampanye. Di antara paslon tersebut, pasangan nomor 2 yakni H Syaharie Jaang dan H Nusyirwan Ismail, yang lebih mendapat simpati masyarakat. Masyarakat yang berada di jalan dan pinggir jalan meneriakan; “Hidup Jaa,nur”,  seraya mengacungkan dua jari tengah dan telunjuk. Adapula yang berteriak Pilkada Damai Jaaanur Menang Satu Putaran. Dua jari tengah dan telunjuk tersebut melambangkan perdamaian (peace).

                Mengenakan baju batik merah, dan berdiri di mobil bak terbuka berwarna kuning, Jaang dan Nusyirwan membalas salam 2 jari dari masyarakat sambil tersenyum. Begitupula istri mereka yang berada di mobil bak terbuka berwarna merah, yang mengiringi di belakang turut pula mengacungkan dua jari. Di belakangnya, 6 mobil tim sukses mengiringi, dan sementara Ketua Tim Nursobah, Wakil Ketua Tim Mursyid dan Wakil Ketua Tim Syarifuddin berada di mobil terdepan. Di belakang dan samping barisan mobil, dengan tertib puluhan sepeda motor mengikuti rombongan.

                Yang berbeda dari Pasangan calon lainnya, Jaang dan Nusyirwan Ismail beserta istri mereka juga membagikan kaos kepada warga yang kebetulan berpapasan di jalan dan di jalan yang dilalui peserta pawai simpatik.

                ‘’Bapak-bapak, ibu-ibu, saudara-saudaraku … inilah pasangan yang ideal, pasangan yang berpengalaman dan lebih paham di pemerintahan, pasangan santun, ramah dan bersih dari korupsi. Inilah pasangan yang paling siap membangun Samarinda lebih baik. Inilah pasangan yang sebenarnya mampu melakukan perubahan. Pasangan yang tak suka berjanji, namun telah banyak memberi bukti, yaitu Bapak Syaharie Jaang dan Bapak Nusyirwan Ismail …,’’ ujar Mursyid melalui mikropon.

                Selain mensosialisasikan visi misi dan program ini, dan figur pasangan berjargon “Pasangan Pro Rakyat” ini, sepanjang jalan Mursyid juga mendoakan warga, seperti penjual makanan, tukang ojek, sopir taksi, buruh pelabuhan, buruh bangunan, pekerja swasta dan warga lainnya yang ditemui di jalan agar diberikan berkah,  rezeki yang lancar dalam berusaha oleh Allah SWT

                ‘’Semoga bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudaraku semua usahanya mendapatkan berkah sehingga rezeki lancar mengalir dari Allah SWT. Semoga bapak-bapak ibu-ibu dan saudara-saudaraku semua diberikan kesehatan, dipanjangkan umur, hidup damai dan tentram, serta dimudahkan dalam segala urusan oleh Allah SWT … amin,’’ kata Mursyid.

                Atas nama paslon, Nursobah juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga pengguna jalan yang merasa terganggu dengan adanya pawai simpatik mengawali masa kampanye, untuk melanjutkan pembangunan Samarinda yang lebih baik.

                ‘’Pemilukada tanggal 12 Oktober nanti adalah untuk memilih pemimpin yang akan melanjutkan pembangunan di Samarinda. Dari sejumlah pasangan yang ada, hanya pasangan nomor urut 2, yaitu Jaang-Nusyirwan yang mampu dan siap melakukan perubahan yang lebih baik,’’ kata Nursobah.

                Perlu diketahui masyarakat yang tak sempat menyaksikan pawai simpatik kemarin, umumnya masyarakat yang berada di jalan dan di pinggir jalan menilai, pasangan berbaju batik merah motif Kalimantan inilah yang paling simpatik dan layak dipilih untuk memimpin Samarinda 2010-2015.

                ‘’Selain karena putra daerah yang siap membangun daerah, figur keduanya bagus, tidak mengumbar janji dan harapan yang muluk-muluk untuk mengejar kekuasaan. Selain itu keduanya juga tak membagi-bagikan uang minta dipilih. Karena bila membagi uang, nanti saat menjabat korupsi untuk mengembalikan uang yang sudah dibagi dan modal yang sudah dikeluarkan. Kami memilih yang ada saja sekarang, dan yang pasti-pasti saja,’’ kata Suwardi, seorang penjual pentol di Jalan Juanda.

                Dengan dimulainya masa kampanye, Jaang dan Nusyirwan berharap agar jangan hanya karena Pemilukada masyarakat jadi bertikai. Jangan ciptakan  suasana kondusif dan damai kota Samarinda yang sudah baik sejak lama hanya karena Pemilukada. mc pro rakyat.

Editor : Dinda Az- Zahra

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan