Kaltim Ampunku, 22 Agustus 2010

‘’Ya Allah, Berilah Kami Pemimpin yang Mengajak Masyarakat Cinta Kepada-Mu’’

PUASA bukanlah jadi penghalang untuk melakukan aktivitas kerja seperti biasa.  Apalagi seperti H Syaharie Jaang, kandidat Walikota Samarinda yang paling siap memimpin Samarinda 2010-2015. Usai sahur dan imsak, figur yang dikenal religius dan aktif dalam berbagai kegiatan  ini melakukan safari subuh di masjid Jami Baiturahim Jalan Lambung Mangkurang, Minggu (22/8).

Syaharie Jaang bersama Habib Muhamma bin Mochdar Al Atas, pengurus masjid Baiturahim dan tokoh masyarakat Sungai Pinang Dalam usai shalat subuh, Minggu. Foto Akhmad Zailani

Habib Muhammad bin Muchdar Al Atas, yang menyampaikan tausiyah usai shalat subuh dan memimpin berdoakan, menyebutkan; Ya Allah SWT berilah kami pemimpin yang mengajak masyarakatnya cinta kepada-Mu ya Allah. Berilah kami pemimpin yang mengajak masyarakatnya mencintai kekasih-Mu, junjungan kami nabi besar Muhamad SAW … Ya Allah.

Habib Muhammad, yang pernah tinggal di Bogor, dan mengajar di hulu sunga serta Banjarmasin, Kalsel ini juga mendoakan, semoga kota Samarinda dijauhkan dari bencana, masalah atau musibah.

Menurut Habib Muhammad, Syaharie Jaang, yang berpasangan dengan H Nusyirwan Ismail adalah figur yang tiada henti mengajak masyarakat untuk menyenandungkan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW.

‘’Kami, dan juga masyarakat yang ada di dalam masjid berdoa dan mengharapkan agar Pak Syaharie Jaang terkabul hajat sehingga terpilih sebagai Walikota Samarinda,’’ ujar Habib Muhammad.

Dalam ceramahnya, Habib Muhammad mengatakan,  di dalam Al Qur’an tersirat hukum-hukum Allah SWT. Bila kita menggali, menelah dan belajar hukum-hukum Allah SWT di dalam Al Qur’an secara baik, niscaya kita akan mengerti hukum-hukum Allah SWT dan kita bisa mengamalkannya. Bila kita mengamalkannya, maka insyaallah Allah SWT akan memberikan berkahnya.

Sebelumnya, Sabtu malam (21/8), Jaang melakukan safari shalat Isya-Tarawih di Langgar Darul Ibadah di  Gang 10 RT 10 Jalan Lambung Mangkurat.  Langgar Darul Ibadah adalah langgar yang terbakar dalam musibah kebakaran tahun lalu.

Shalat berjamaah di langgar Darul Ibadah, keinginan Jaang sebelumnya, bila langgar yang terbakar ini selesai dibangun kembali, insyaallah dirinya akan melakukan shalat di langgar tersebut.

‘’Kini langgar Darul Ibadah selesai dibangun, dan alhamdulillah, Bapak Syaharie Jaang berkesempatan hadir sekaligus meresmikan langgar ini, ‘’ kata pengurus langgar Darul Ibadah H Ibrahim, yang tinggal di sisi kiri langgar.

Tanpa bermaksud memuji atau menyombongkan diri, menurut H Ibrahim, Jaang termasuk figur yang ikut membantu menyelesaikan pembanbangunan langgar tersebut, baik atas nama pribadi, keluarga dan atas nama Pemkot Samarinda.

Menurut H Ibrahim, di antara sekian kandidat walikota Samarinda saat ini, figur yang terbaik dan pantas dipilih masyarakat Samarinda adalah Syaharie Jaang, yang  berpasangan bersama Nusyirwan Ismail. Kedua figur inilah, yang lebih membawa harapan cerah untuk melakukan perubahan pembangunan kota Samarinda yang lebih baik.

‘’Bagi masyarakat yanglebih mementingkan kepentingan yang lebih besar, untuk Samarinda yang lebih baik dan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat, maka mari bersama-sama kita memenangkan pasangan nomor urut 2 ini satu putaran,’’ tambah H Usman.

Kenapa satu putaran? Menurut H Usman, dari banyak calon, hanya pasangan nomor urut 2 berbaju batik merah ini yang memiliki peluang besar untuk menang karena didukung mayoritas masyarakat Samarinda dari berbagai suku, agama dan golongan.

‘’Satu putaran untuk menghemat anggaran. Lebih baik uang rakyat dari APBD untuk kepentingan masyarakat. Selain itu, masyarakat Samarinda juga menginginkan kota Samarinda tetap aman, damai dan kondusif. Satu putaran memperkecil resiko konflik yang disebabkan kepentingan elit untuk memaksakan kehendak mendapatkan kekuasaan,’’ ujar Usman. Akhmad zailani/mc jaa,nur.

Editor : Adella Azizah Maharani P

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan