Perhatian Jaang Terhadap Ketua RT Sudah Lama

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (4 September 2010)

PASANGAN yang berjuluk “Pro Rakyat”, Jaang-Nusyirwan siap saja melakukan kontrak politik. Atau istilah pasangan nomor urut 2 ini menyebutnya Kontrak Kinerja. Namun, bagi Jaang-Nusyirwan, apalah artinya bila setelah terpilih kontrak kinerja itu tidak bisa direalisasikan, hingga akhirnya dilupakan. Ini makin membuat kecewa masyarakat.

Kini, banyak Ketua RT yang semula mendukung pasangan calon lain, akhirnya mengerti dan kembali mendukung Jaang-Nusyirwan. Dari jumlah 1.910 RT, diprediksi hanya ada beberapa Ketua RT yang mendukung pasangan calon lain. Itu pun karena termasuk tim sukses.

Bagi Jaang-Nusyirwan, “kontrak kinerja” jabatan walikota dan wakil walikota adalah amanah yang tak hanya dipertanggungjawaban kepada masyarakat, namun terlebih kepada Allah SWT. Siapapun yang terpilih, jangan membuat kecewa masyarakat. Karena masyarakat sudah sering dikecewakan. Sudah sering masyarakat dibutuhkan hanya pada saat Pilkada atau Pemilu legislatif, setelah itu dilupakan. Itu yang tak diinginkan pasangan Jaang-Nusyirwan. Bagi pasangan berjuluk  “Pro Rakyat” ini, atas ridho Allah SWT kepemimpinan lima tahun mendatang adalah tasbih dan sajadah panjang, demi mengemban amanah mulia dari masyarakat Samarinda.

Masyarakat sudah kenyang dengan janji. Apalagi dijanjikan bila tak melaksanakan janji akan mundur. Karena biasanya, baik anggota dewan atau pun kepala daerah akan sulit untuk mengundurkan diri setelah terpilih.

Kembali tentang Ketua RT. Jaang, yang menjabat sebagai Wakil Walikota sangat menghargai tugas dan peranan Ketua RT sebagai ujung tombak pemerintah dalam melayani masyarakat. Makanya itu Ketua RT diberikan insentif, dengan menyesuaikan alokasi anggaran yang ada.

Bahkan, Nusyirwan Ismail yang berpasangan dengan Jaang menyebutkan, insentif Ketua RT perlu dinaikan menjadi Rp 500 ribu per bulan. Rencana Jaang-Nusyirwan tak muluk-muluk, dan memungkinkan untuk disetujui, karena pasangan pro rakyat ini diusung oleh gabungan partai yang memperoleh kursi yang banyak di DPRD Samarinda. Di antaranya dari Partai Demokrat, PKS, PPP, PBR dan Partai pelopor.

Oleh karena itu, bagi Ketua RT yang mengerti  tentu tak akan mudah terbujuk janji pasangan calon lain. Ketua RT tak perlu mengelola uang hingga seratusan juta rupiah per tahun.  Terlalu beresiko.  Jaang-Nusyirwan tak ingin membebani Ketua RT untuk memperbaiki lingkungannya. Kalau untuk mengusulkan di RAPBD ketua RT pun bisa, yang sulit itu disetujui di APBD. Karena memang tugas jajaran Pemkot Samarinda untuk mengajukan RAPBD ke dewan. Ketua RT harus mencermati ini selain aturan hukumnya memang tak ada yang memperkenankan Ketua RT mengelola anggaran pemerintah. Kalau menunggu membuat aturannya dulu, mungkin tak cukup perlu waktu 2 tahun.

Soal bantuan per RT ini, Nusyirwan berpendapat, lebih baik meningkatkan program PNBM Mandiri dengan menambah alokasi anggaran yang lebih besar melalui APBD. Kebutuhan anggaran disesuaikan dengan keperluan setiap RT atau kelurahan. Kebutuhan ini bisa disampaikan saat Musyawarah Koordinasi Pembangunan (Muskorbang) tingkat Kelurahan, yang dihadiri seluruh RT.

Selain terus menaikan insentif Ketua RT, ke depannya Jaang-Nusyirwan lebih memfokuskan peningkatan kesejahteraan warga RT. Di antara program Jaang-Nusyirwan di bidang ekonomi kerakyatan ini, yaitu memberikan bantuan modal usaha bergulir untuk masyarakat kecil. Jumlah dananya akan disesuaikan dengan keperluan. Bantuan modal usaha ini tanpa agunan atau jaminan.

Dilihat semua program, akhirnya kembali ke figur. 2 figur di pasangan calon nomor 2 ini adalah 2 figur yang memiliki track record (rekam jejak) yang baik, berpengalaman di pemerintahan, bersih dari korupsi, cerdas dan memiliki visi misi yang lebih baik dibanding calon lainnya. Selama 2 periode, Jaang sekalipun hanya sebagai Wakil Walikota, namun Jaang  banyak melakukan terobosan-terobosan untuk pembangunan Samarinda. Bila Jaang diberi amanah dan kepercayaan sebagai Walikota Samarinda, maka harapan perubahan Samarinda yang lebih baik dari sekarang, insyaallah terwujud. mc pro rakyat.

Editor : Desinta Syarifah Mahadewi

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan