Istri Jaang-Nusyirwan Perkenalkan “Duet Baru”

Istri Jaang-Nusyirwan Perkenalkan “Duet Baru”

Biar Hujan, Tetap Ke Pasar Sungai Dama

Kaltim ampunku, catatan Akhmad Zailani (30 September 2010)

HUJAN yang turun Kamis siang (30/9) kemarin tak membuat istri Syaharie Jaang dan istri Nusyirwan Ismail membatalkan turun menemui pedagang kecil di Pasar Sungai Dama. Alhamdulilah, Hj Puji Syaharie Jaang dan Hj Sri Lestari Nusyirwan disambut dukungan pedagang kecil, yang siap memilih duet pasangan baru,  nomor urut 2 ini, yang lebih melakukan perubahan lebih baik.

Dengan bahasa sederhana dan sopan, Hj Sri Lestari Jaang dan Hj Puji Setyowati menyampaikan salam dari suami mereka yang tak bisa hadir menemui langsung masyarakat. Kebetulan ini masih bulan syawal, maka dimanfaat keduanya untuk “be’elangan” atau bertandang ke rumah-rumah warga.

                ‘’Assalamualaikum. Minal aidzin wal faidzin. Kami juga menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Syaharie Jaang yang tak bisa menemui langsung semua masyarakat Samarinda. Bapak juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat selama kepemimpinan Bapak Walikota Achmad Amins dan Wakil Walikota Syaharie Jaang. Setelah menjabat 2 periode sebagai wakil, Bapak Jaang dengan didampingi bapak Nusyirwan sesuai dengan keinginan dan dukungan masyarakat menyatakan siap melanjutkan pembangunan Samarinda yang lebih baik lima tahun ke depan,’’ kata Hj Puji Jaang.

 Warga yang sebagian besar wanita mengaku sudah lama kenal dengan figur Jaang dan Nusyirwan. Menurut warga, kinerja Jaang dan Nusyirwan selama ini cukup bagus.

‘’Sudah saatnya Bapak Syaharie Jaang menjadi walikota Samarinda ke depan. Kami yakin kepemimpinan beliau lebih baik dibandingkan dari pasangan calon lainnya. Apalagi didampingi Bapak Nusyirwan Ismail yang juga berpengalaman puluhan tahun di Pemprop Kaltim. Figur keduanya juga cukup bagus. Tanggal 12 Oktober nanti kami pasti akan pilih pasangan nomor urut 2 ini,’’ ujar salah Ny Masniah seorang warga yang tinggal dekat Pasar Sungai Dama.

Sebelum ke pasar Sungai Dama, sekitar pukul 11.00 Wita Hj Puji Syaharie Jaang dan Hj Sri Nusyirwan Ismail, dengan didampingi Nela Ibnu, istri dari Ketua Tim Samarinda Bersatu (TSB) jalan-jalan ke mall Samarinda Central Plaza (SCP). 

Ketika Hj Puji dan Hj Sri memperkenalkan suami-suami mereka. Sebagian besar karyayawan toko mengenal dengan Jaang dan Nusyirwan. Dengan akrab, karyawan yang umumnya wanita bercerita dan pada tanggal 12 Oktober nanti siap memilih agar Jaang-Nusyirwan menang satu putaran.

‘’Iya Bu, kami akan memilih Bapak Jaang dan Bapak Nusyirwan. Dua calon ini lebih siap dan pantas jadi walikota dan wakil walikota Samarinda,’’ ujar Dewi salah seorang karyawan toko.

‘’Terima kasih, Bu. Tanpa dukungan dari masyarakat semua program yang baik dan akan dikembangkan oleh pasangan walikota-wawali baru  Bapak Jaang dan Bapak Nusyirwan tak akan sukses,’’ jawan Hj Puji Syaharie Jaang.

Sempat hampir sejam lebih, Hj Puji Jaang dan Hj Sri Nusyirwan Ismail jalan-jalan di mall SCP menyapa warga, mohon doa restu dan dukungan atas niat tulis suami mereka yang ingin melanjutkan pembangunan Samarinda, dengan duet baru; Jaang-Nusyirwan.

Dari maal SCP, istri jaang dan Istri Nusyirwan ini lantas melanjutkan perjalanan ke Pasar Sungai Dama, yang jaraknya tidak jauh dari mall SCP.

Hujan sempat turun. Dengan memakai payung, yang dipinjami warga Hj Puji Jaang, yang juga seorang dosen dan Hj Sri Lestari, insinyur lulkusan universitas di Jawa ini tetap menuju ke Pasar Sungai Dama. Gang-gang sempit pun dilewati. Sejumlah warga yang ditemui, dengan ramah menyambut kedatangan keduanya. Hj Jaang dan Hj Sri lantas menjelaskan kepada warga, agar tanggal 12 Oktober nanti menggunakan hak pilihnya dengan baik. Keduanya juga menjelaskan, jangan terbujuk rayu dengan pemberian uang untuk memilih pasangan calon tertentu. Karena lima menit salah memilih atau mencoblos pasangan calon pemimpin Samarinda, maka masyarakat Samarinda akan kecewa selama lima tahun.

Hal lain, yang membuat banyak masyarakat mendukung Jaang-Nusyirwan adalah karena tidak banyak berjanji dengan program yang berbentuk uang. Jaang-Nusyirwan ingin yang nyata-nyata saja. Program pro rakyat yang realistis. Di antaranya yang sudah dirasakan masyarakat sekarang ini, yakni program kesehatan gratis buat masyarakat, yang  tidak setiap daerah di Samarinda melakukan program ini. Selain peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, tentu saja ada program lainnya, seperti di bidang pendidikan, peningkatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur yang memang harus dilaksanakan. Mc pro rakyat.

Editor : Adella Azizah Maharani

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan

ArabicEnglishIndonesianMalay
%d blogger menyukai ini: