Jaang Didoakan dan Disangu’i Pais

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (4 Oktober 2010)

INILAH figur pemimpin yang merakyat, yang mau turun menemui rakyat sekalipun hujan sempat turun. Tidak menunggu rakyat di atas panggung, Senin pagi (4/9) H Syaharie Jaang memanfaatkan masa cutinya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Selili.  Satu persatu, Jaang menyalami warga. Warga pun menyamput uluran tangan figur pemimpin yang ramah, santun dan murah senyum ini.

Tak hanya menyalami, bahwa banyak warga yang memeluk dan menciumi Wakil Walikota Samarinda yang dipercaya masyarakat Samarinda selama dua periode ini. Warga tak menyangka, figur yang berpenampilan sederhana ini dan idola mereka berada di depan mereka dan mengulurkan tangan sambil tersenyum ramah. Sementara itu hujan tumpah dari langit  membawa berkah dari Allah SWT. Di TPI Selili, Jaang juga bertemu banyak tokoh yang siap memenangkan dirinya bersama Nusyirwan. Di antaranya H Syahruddin, bos ikan di Pelelangan dan H Ismail, tokoh masyarakat Selili.

Di selili, bahkan ada seorang warga yang begitu mengagumi dan tahu pemimpin ini yang didukungnya ini ada di TPI, buru-buru menyerahkan kue pais kepada Jaang. Dia tahu, sebagai orang Samarinda, makanan kesukaan Jaang adalah pais dan juga untuk-untuk.

Dari Selili, Jaang dan istri Hj Puji Setyowati berjalan kaki menuju ke Pasar Sungai Dama. Kesempatan berjalan kaki ini digunakan Jaang dan istrinya untuk menyalami warga yang ditemui di pinggir jalan. Bahkan warga  ada warga memeluk  erat, seperti kenalan lama yang baru ketemu.

H. Thalib, salah seorang pedagang sayur di Pasar Sungai Dama salah satunya. Warga Jalan Tenggiri gang 12 RT 21 ini mendoakan, semoga pasangan nomor urut 2 terpilih sebagai pemimpin Samarinda 2010-2015.

‘’Semoga pasangan Jaang-Nusyirwan memang satu putaran dan membawa barokah,’’ ujar H Thalib sambil mengusap kedua tangannya ke wajah.

Dari Pasar Sungai Dama dan sekitarnya, setelah menyalami para pedagang dan warga sekitar, Jaang dan istri bersama rombongan menuju ke Sungai Kapih menghadiri undangan dari Uman, warga RT 05. Di acara halal bihalal ini juga ada tausiyah yang disampaikan ustazah terkenal dari Surabaya Hj Tan Mei Hwa.

Ustadzah menyebutkan, Samarinda saat ini seperti pesawat butuh pilot dan co pilot untuk menerbangkan pesawat. Sedangkan masyarakat Samarinda diibaratkan penumpang. Bila pilot dan co pilot nya belum berpengalaman, apakah penumpang merasa nyaman berada di dalam pesawat?

‘’Oleh sebab itu, saat ini ada figur pasangan terbaik yang berpengalaman di pemerintahan, dikenal bersih dan tak mau macam-macam dengan jabatannya. Walikotanya santun, ramah, amanah dan murah senyum, begitupula dengan wakilnya. Keduanya adalah pasangan cerdas, taat beribadah, hormat dengan orang tua dan ulama, sungguh pantas bila masyarakat Samarinda menentukan sikap, tanggal 12 Oktober nanti agar memilih pasangan Jaang-Nusyirwan,’’ saran Tan Mei Hwa, seraya menambahkan, orang daerah lain seperti dirinya warga Surabaya  biasanya menilai lebih obyektif dan independen.

NANANG SULAIMAN

Dukungan untuk pasangan Syaharie Jaang-Nusyirwan menjadi walikota dan wakil walikota Samarinda periode 2010-2015 terus berdatangan. Kali ini dukungan datang dari H Nanang Sulaiman, anggota DPR-RI asal pemilihan Kaltim.

H Nanang Sulaiman yang juga Ketua Yayasan Assalam mengajak semua elemen masyarakat untuk memilih Jaa’nur dengan berbagai alasan. Pertama, sosok kedua pasangan tersebut sangat sederhana dan tidak memberikan janji-janji kepada masyarakat. Namun keduanya bertekad untuk membangun Samarinda lebih baik.

”Calon walikota dan wakil walikota sama-sama sederhana. Keduanya profesional dan memiliki pengalaman untuk menjadi pemimpin,” kata Nanang Sulaiman.

Disampaikan, Syaharie Jaang misalnya yang sudah dua periode menjadi wakil walikota Samarinda hingga akhir jabatannya tidak memiliki rumah dinas. Namun demikian, tidak ada tuntutan dari Syaharie Jaang. Padahal jika dipikir, jabatan wakil walikota seharusnya memiliki rumah dinas.

Alasan kedua, pasangan Syaharie Jaang berasal dari birokrasi. Nanang menilai, Nusyirwan, sebagai wakil walikota akan dapat membantu walikota menjalankan pemerintahan secara profesional. Sebab, Nusyirwan memiliki pengalaman di birokrasi yang tidak diragukan.

”Di pemerintahan harus ada yang mengendalikan. Saya melihat dari sekian banyak calon, hanya Pak Nusyirwan yang pengalaman di birokrasinya tidak diragukan,” jelas Nanang.

Diyakini, jika pasangan Jaa’nur terpilih menjadi walikota dan wakil walikota, maka dinilai paling mampu untuk menjalankan roda pemerintahan.

Menurut Nanang Sulaiman, pasangan Jaa’nur  paling ideal. Keduanya saling mengisi dan berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Programnya pun menurut H Nanang sangat menyentuh langsung ke masyarakat, seperti pengobatan gratis.

”Untuk itu, saya mengajak masyarakat Samarinda untuk sama-sama memberikan dukungannya kepada pasangan Jaa’nur untuk menang satu putaran,” tegasnya. Akhmad zailani/mc pro rakyat.

Editor : Adella Azizah Maharani

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan