Duet pemimpin baru tak ingin mengumbar janji, tapi pengabdian

Duet pemimpin baru tak ingin mengumbar janji, tapi pengabdian

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani ( 5 Oktober 2010).

‘’Lebih Baik Pilih Yang Nyata, Daripada Bermimpi’’

PASANGAN Jaang-Nusyirwan enjoy-enjoy aja. Sekalipun ada pihak yang menyudutkan pada saat kampanye. Minggu (3/9) kemarin, pasangan yang berpengalaman di pemerintahan ini melakukan kampanye di lapangan sepakbola Gerilya Samarinda Utara. Nusyirwan Ismail malah sempat menyampaikan 2 pantun, di sela-sela menyampaikan programnya bersama Syaharie Jaang.

Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail saat kampanye akbar di halaman Gor Segiri. Foto Akhmad Zailani.

                ‘’ Kenapa dua pantun, agar dalam 10 hari ini masyarakat hanya ingat yang nomor dua. Pantun pertama, Dinda yang berkaca mata ditunggu kanda di jalan raya, pastikan pemimpin kota Samarinda Jaang-Nusyirwan siap berkarya. Kenapa dua pantun.  Pantun satunya, bunga mawar warnanya merah tumbuh dekat bunga cempaka pilihlah Jaang-Nusyirwan saat Pilkada insyaallah rakyat Samarinda ridho dan tidak kecewa,’’ ujar Nusyirwan, yang disambut tepuk tangan sekitar seribuan massa.

                Nusyiwan menegaskan, dirinya dan Jaang  tidak suka mengumbar janji, Jaanur tidak membayar untuk membeli suara. Tapi Jaanur akan membayar untuk pengabdian untuk lima tahun ke depan.

                ‘’Kita dipilh masyarakat Samarinda. Pak Jaang sudah mengbdi 10 tahun, insyaallah saya akan mendampingi  beliau untuk lima tahun ke depan. Kita akan lanjutkan dan sempurnakan program yang baik dan yang perlu ditingkatkan.  Kita akan buat program yang baru sesuai dengan aspirasi masyarakat. Semoga masyarakat Samarinda memberi kesempatan kepada pasangan Jaang-Nusyirwan untuk mengabdi dan berjuang agar Samarinda dan masyarakatnya lebih maju, lebih baik lebih sejahtera dan berkeadilan,,’’ ujar Nusyirwan

                Andi Fathul menyampaikan, dalam 10 hari ini hanya ada dua dalam pikiran dan hidup kita. Yaitu manusia ingin selamat dan sejahtera. Itulah sebabnya salam diajarkan kepada kita. Asalamualaikum, semoga selamat dan sejahtera kepada kita semua.

                ‘’ Orang-orang tua kita dulu mengajarkan kepada kita, bahwa memilih pemimpin harus memperhatikan dua hal, yaitu sikap dan karakter yang benar dalam dirinya. Insyaallah karakter itu ada pada diri pada pasangan Jaa,Nur, Walikota dan  Walikota Samarinda 2010-2015. emimpin harus mempunyai sikap  sepi ing pamrih rami ing gawe,  tidak haus akan puji-pujian dan  penuh karya. Jaanur ingin berkarya dan mengabdi bagi kita semua,’’ teriak Andi Fathul.

                 Tentang karakter, Andi Fathul menjelaskan,  seorang pemimpin harus memiliki dua karakter. Pemimpin yang benar adalah pemimpin yang senang berkumpul dan bersilatuhrahmi. Pemimpin   yang baik adalah pemimpin yang memiliki karakter berkarya untuk membangunan kesejahteraan dan kemuliaan untuk rakyatnya.

                ‘’Selamat pun kita hanya butuh dua, selamat   dunia dan selamat akhirat. Sejahtera pun kita hanya butuh dua, yaitu sejahtera lahir dan sejahtera bathin. Tidak ada kesejahteraan dan keselamatan di luar itu, hanya ada dua,’’ ujar Fathul Khair.

                Andi Fathul mengatakan, selamat dan sejahtera pun hanya dua,  yaitu  berpegang pada tali silatuhrahmi hablun minnanas dan hablun minanallah, hubungan kepada manusia dan hubungan kepada Allah SWT. ‘’Sudah saatnya kita seberataan memilih dingsanak kita nang nomor dua. Kedada lagi urang lain, ini bubuhan kita jua. Ada urang Jawa, nah ibu Sri dan Ibu Puji adalah orang Jawa. Begitulah pula orang Bugis, dan suku-suku lainnya sudah saatnya memilih figur pemimpin yang terbaik,’’ kata Andi Fathul.

                 Di akhir orasinya, Andi Fathul melontarkan dua pertanyaan,  jika ada yang memberikan roti tapi mimpi atau singkong tapi nyata, pilih yang mana?  Bila memilih singkong tapi nyata, salah. Lebih baik milih roti tapi nyata daripada roti tapi mimpi atau singkong tapi nyata. Rotinya yang nyata adalah  pak Syaharie Jaang dan Pak Nusyirwan.

                Selain Andi Fathul, Jurkam lainnya yakni Suryadi Hijrati dariPartai Demokrat, H Masykur Sarmian dari  PKS dan Endi Subiantoro dari Partai Pelopor. Mc pro rakyat.

Editor : Adella Azizah Maharani

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan

ArabicEnglishIndonesianMalay
%d blogger menyukai ini: