Jaang-Nusyirwan “Diserang” Kampanye Hitam Lewat SMS

Jaang-Nusyirwan “Diserang” Kampanye Hitam Lewat SMS

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (26 September 2010)

BERBAGAI cara dilakukan, untuk membuat citra jelek kepada pasangan nomor urut 2, H Syaharie Jaang dan H Nusyirwan Ismail. Setelah “disingkirkan” lewat perubahan jadwal penyampaian visi misi,  tanggal 25 September menjadi tanggal 24 September, kini pasangan yang berjargon “pasangan pro rakyat ini” diserang melalui Short Mesage Servise (SMS).

                Tak hanya itu, Ketua Tim Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) Nursobah juga difitnah melalui SMS. Nursobah, yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diisukan gerah, ketika Jaang dan Nusyirwan maju bersama. Nursobah disebut-sebut tak suka dengan Jaang.  Sebelumnya, SMS yang menyudutkan Nusyirwan juga menyebar. SMS tersebut mencul ketika Nusyirwan memutuskan bergabung dengan Jaang.

                Menurut Jaang,  kampanye hitam lewat SMS, yang menyudutkan pasangan putra daerah ini adalah perbuatan keji. Jaang mengatakan, tidak benar apa yang disebutkan pengirim melalui SMS tersebut.

                ‘’PKS bergabung mendukung Jaang-Nusyirwan murni untuk bersama-sama mewujudkan Samarinda yang lebih baik. Bargabungnya PKS juga setelah Jaang-Nusyirwan bersatu dengan maju bersama.

                Jaang minta masyarakat jangan mudah mempercayai SMS-SMS yang memfitnah dirinya dan Nusyirwan serta Ketua Tim, Nursobah.

                Sementara itu, Nusyirwan menyebutkan siapa yang menebar fitnah nanti akan menuai hasil. Allah SWT akan menambah derajat yang dizholimi.

                Selain, pasangan calon dan Nursobah,  koordinator Media Center Pro rakyat Akhmad Zailani juga menerima teror dan ancaman dari oknum yang tak bertanggungjawab melalui SMS dan telepon.

                Menurut Zailani, baginya teror dan ancaman itu hal yang biasa diterimanya, apalagi saat masih aktif sebagai wartawan di era reformasi. ‘’Itu sudah resiko pekerjaan. Saya tak takut bukan berarti saya menantang. Beberapa pasangan lain dan tim sukses calon lain yang sudah  lama  kenal dengan saya, pasti mengerti. Saya bukan anak kemaren sore yang bisa ditakuti.  Sebagai putra daerah kelahiran Samarinda saya tak mungkin lari, apalagi keluarga besar saya banyak di Samarinda,’’ kata Zailani.

                Nursobah, yang juga paham mengenai Tekhnologi Informasi (IT) berencana melaporkan ke Panwas, tentang kampanye hitam yang menjelek-jelekkan pasangan calon dan dirinya tersebut.   Dia yakin, bila Panwas serius bekerja dan mengusut asal usul SMS tersebut, maka pengirim SMS tersebut dapat diketahui.

                Nursobah menilai, karena pasangan Jaa,nur mendapat dukungan terbanyak masyarakat, sehingga ada pihak-pihak tertentu yang tak suka, dan coba “menjatuhkan” pasangan ini.

                ‘’Namun kami yakin. Masyarakat tak akan percaya dan terpengatuh dengan SMS gelap tersebut. Figur Jaang-Nusyirwan melekat di hati masyarakat,’’ ujar Nursobah.

                Menurut Jaang,  sejak awal dirinya dan Nusyirwan dirugikan dan disudut-sudutkan. Sejak ditundanya berkali-kali pelaksanaan pencoblosan, dari tanggal 2 Agustus, lalu 8 Agutus hingga 12 Agustus. Sementara pihaknya ingin konsisten dengan jadwal yang dibuat KPU dan telah disepakti semua pihak.

                Terus saat acara penyampaian visi misi. Dirinya mengajukan cuti, berdasarkan SK Gubernur dan KPU Samarinda yang menyebutkan masa kampanye tanggal 25 September hingga 8 Oktober. Berdasarkan SK tersebut, kemudian keluar cuti dari gubernur untuk dirinya. Namun, ada pihak tertentu yang lantas memajukan jadwal, untuk maksud-maksud tertentu.

Editor : Adella Azizah Maharani

Foto Foto : Akhmad Zailani

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan

ArabicEnglishIndonesianMalay
%d blogger menyukai ini: