Jaang-Nusyirwan; Visi Misi Lebih Penting Disampaikan Ke Masyarakat

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (24 September 2010)

PASANGAN Jaang-Nusyirwan lebih memilih bertemu untuk bersilatuhrahmi dan menjelaskan visi misi kepada masyarakat dibandingkan untuk menyampaikan visi misi kedua kalinya di DPRD Samarinda.

                 Selain itu, pasangan nomor urut 2 ini juga ingin konsisten dengan jadwal yang telah dibuat KPUD dan disepakati bersama, yaitu masa kampanye dimulai tanggal 25 September, yang diawali  dengan penyampaian visi misi di dewan. Sebelum Pemilukada diundur, pasangan yang paling siap dan dinilai masyarakat mampu melakukan perubahan ini telah menyampaikan visi misi di DPRD Samarinda. 

                Jumat (24/9) kemarin pasangan yang dijuluki masyarakat sebagai pasangan pro rakyat ini atas nama pribadi dan keluarga bertemu dengan warga korban kebakaran di Jalan S Parman Gang 3 Kelurahan Temindung Permai. Dibandingan pasangan calon lainnya, terlepas dari jabatan sebagai Wawali, seperti biasa selalu Syaharie Jaang yang pertama turun ke lokasi kejadian memberikan bantuan puluhan sak Indomie, gula, beras, teh dan puluhan dos air mineral serta seratusan lebih bantal bermerk Jaa,Nur.

                Jaang mengungkapkan turut sedih atas musibah kebakaran yang dialami warga. Jaang sendiri sebelumnya mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap bahaya kebakaran.

                ‘’Tapi namanya musibah mau bagaimana lagi, anggaplah ini ujian dari Allah SWT,’’ ujar Jaang, usai dari sholat Jumat bersama warga di Rumah Tahanan.

                Usai menengok warga korban kebakaran, Jaang langsung menuju ke Bukit Pinang untuk bertemu warga. Makin mendekati hari H pemilihan Pilkada tanggal 12 Oktober, jadwal Jaang dan Nusyirwan semakin padat diundang warga. Dari bukit pinang Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (24/9) malam, Jaang menghadiri undangan dari tokoh-tokoh masyarakat di Jalan Juanda sekaligus bagian dari acara HUT Gerakan Pemuda Untuk Pembaharuan (Gempur).

                ‘’Kebetulan Jumat (24/9) malam ini HUT Ormas Gempur yang pertama, sekaligus silatuhrahmi Pak Jaang bersama tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama,’’ kata Ketua Gempur Simon Jaang.

                Malam sebelumnya, Simon sebenarnya ingin bertemu. Karena ada seorang tokoh agama yang berpengaruh, yakni  pastor Ding Jenau ingin bertemu dan menyampaikan dukungan kepada Jaang-Nusyirwan.

                Selain, Pastor Ding yang datang ke rumah Jaang, ada pula seorang seorang praktisi hukum terkenal di daerah ini, yakni Otto Hutapea SH yang mendukung pasangan nomor 2. Kabarnya tokoh masyarakat asal Maluku ini ingin berkomentar pula di media tentang kenapa mendukung pasangan simpatik Jaang-Nusyirwan. Sayangnya, sejumlah tokoh ini belum berkesempatan berkomentar banyak. Namun, komentar tokoh-tokoh ini dipastikan sealur dengan tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai suku, lintas agama dan golongan ini.

                Selama ini, Jaang-Nusyirwan dikenal sebagai figur putra daerah perekat semua etnis dan semua agama di Samarinda. Bagi masyarakat yang lebih mementingkan kemajuan Samarinda daripada lebih mengejar  materi yang tak seberapa, figur Jaang-Nusyirwan lebih pantas dan layak untuk didukung menjadi pasangan Walikota dan Wawali Samarinda 2010-2015.

                Deretan ulama ternama baru-baru ini, di antara Habib Ahmad Al Habsy dari Jakarta, Hj Tan Mei Hwa atau Hj Ida Nursanti dari Surabaya (Jawa Timur) dan ustadz dan dosen Unhas H Das’ad Latif dari Makassar (Sulsel) mengatakan sebagai orang luar dan lebih objektif menilai, mereka menyarankan masyarakat Samarinda memilih pasangan nomor urut 2 sebagai walikota dan wakil walikota Samarinda 2010-2015. Mc pro rakyat.

Editor : Desinta Syarifah Mahadewi

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan