Syaharie Jaang memaafkan Pihak Penebar  SMS Fitnah

Syaharie Jaang memaafkan Pihak Penebar SMS Fitnah

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (30 September 2010)

Melayat, Sibuk Meredam “Kerusuhan Tarakan”

SYAHARIE Jaang memaafkan pihak-pihak tertentu yang melakukan black campaign (kampanye hitam) menyerang pasangan nomor urut 2 melalui pesan singkat ( Short Mesage Service/SMS), termasuk “SMS buruk” bernada fitnah, adu domba, caci maki terhadap Ketua Tim Nursobah dan teror dan ancaman kepada Media Center Pro Rakyat.

                ‘’Kita memaafkan. Kita berharap, dosa dan khilaf fihak-fihak yang menebar fitnah diampuni Allah SWT. Masyarakat bisa menilai sendiri, dan kami harapkan jangan langsung mempercayai bila ada SMS yang masuk ke nomor handphone memburuk-burukkan pasangan nomor urut 2 ini, semua itu tidak benar dan hanya fitnah yang mencoba membikin opini agar masyarakat tidak senang dengan Jaang-Nusyirwan,’’ kata Jaang.

RUKUN DAMAI. Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail disambut laskar joka aje dan tarian Padupa saat kampanye di Samarinda Seberang, Selasa (28/9). Warga Samarinda asal Sulsel siap memenangkan pasangan nomor urut 2 ini. Foto Akhmad Zailani

                Ada dugaan yang berkembang di masyarakat, karena saat ini Jaang-Nusyirwan masih unggul di posisi teratas dukungan masyarakat maka coba dijatuhkan melalui kampanye hitam lewat SMS. Selain itu kemungkinan karena adanya masukan, kritikan kepada pasangan calon tertentu seperti mengkritik “program duit” atau program bagi-bagi duit per RT atau per warga puluhan hingga seratusan juta rupiah membuat pihak-pihak tertentu marah.

                Menurut  Ketua Tim Harian Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) Nursobah mengatakan, berbeda sekali dengan  Jaang, yang   tidak mudah tersinggung dan pemarah bila dikritik. Jaang juga tak memaksakan kehendak, bila keinginan dirinya tersebut membawa mudharat, bukan manfaat  bagi orang lain. Jaang malah bersyukur bila ada yang mengkritik dan mengingatkan dirinya.

                ‘’Bagi Ketua RT yang cerdas tentu bisa menilai mencermati bunyi kalimat di kontrak politik tersebut. Sanggup mengalokasikan di RAPBD. RAPBD itu baru di rencana, kepala kantor pun mampu mencantumkan usulan di rencana APBD, tahun ke dua pasti bisa. Cuma masalahnya, anggota DPRD Samarinda setuju tidak. Karena ini berkaitan dengan uang, yang salah-salah tak hanya Ketua RT, anggota dewan bisa masuk penjara,’’ kata Nursobah, yang juga bersama 19 orang anggota DPRD Samarinda menjadi pendukung Jaang-Nusyirwan.

                Sikap simpatik juga ditunjukkan kandidat kuat simbol perekat semua etnis di Samarinda, H Syaharie Jaang berkiatan dengan kerusuhan di Tarakan. Figur santun dan ramah ini mengimbau kepada warga Samarinda, terutama warga Dayak untuk membantu menjaga keamanan dan suasana kondusif kota Samarinda yang sudah terjaga dengan baik selama ini. Bila pun ada warga Samarinda yang sudah terlanjur ke Tarakan, Jaang mengimbau untuk ikut menjaga  keamanan agar kota Tarakan kembali aman.

                ‘’Karena pertikaian akhirnya yang rugi masyarakat semua. Dengan hormat saya mohon kepada seluruh saudaraku warga Dayak Samarinda untuk mengindahkan imbauan ini. Damai itu menjadi harapan kita semua untuk membangun masyarakat sejahtera. Percayakan penyelesaikan tersebut secara hukum,’’ kata mantan Ketua PDKT Samarinda, dan termasuk penasehat warga Dayak di Kalimantan Timur ini.

                Nusyirwan Ismail, yang juga Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (KBBKT) Kalimantan Timur juga nampak sibuk menghubungi sejumlah tokoh dari kalangan Banjar. Nusyirwan Ismail meminta kepada warga Banjar untuk ikut menjaga suasana kondusif Kota Samarinda dan Tarakan.

                Kamis (30/9) kemarin Jaang juga melayat dan ikut salat fardu kifayah atas meninggalnya Muhammad Arif Afendi (68), ayahnda Sekretaris Tm Bersahaja, M Rifaddin di Jalan Lambung Mangkurat Gang Raji.  Jaang-Nusyirwan mengungkapkan turut berbela sungkawa dan berduka cita kepada Faddin, yang juga tim sukses Jaang-Nusyirwan. ‘’Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT. Amal pahala diterima Allah SWT, segala dosa dan khilaf diampuni serta keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini,’’ kata Jaang. Akhmad zailani/mc pro rakyat.

Editor : Desinta Syarifah Mahadewi

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan

ArabicEnglishIndonesianMalay
%d blogger menyukai ini: