Warga Makroman, Sindang Sari dan Pulau Atas Siap Menangkan Jaa,Nur

Kaltim Ampunku, catatan Akhmad Zailani (8 September 2010)

Warga Samarinda Ilir jagokan nomor 2 pimpin Samarinda

SETELAH sehari sebelumnya, diundang warga Makroman untuk berbuka puasa bewrsama, besoknya Rabu (8/9) kemarin,  Syaharie Jaang kembali diundang warga Pulau Atas untuk berbuka puasa bersama di Masjid Al Mukaromah Pulau Atas.

Jaang kembali menyalurkan zakat, infaq dan sedekah kepada beberapa warga yang berhal menerimanya. Jaang juga minta maaf, tak semua warga diberi sedekah, infaq dan zakat.

Salah seorang tim sukses Jaang-Nusyirwan yang selalu menyertai Jaang, H Asyari Hasan mengatakan, sebenarnya Jaang sendiri tak ingin kegiatan dirinya dipublikasikan. Alasannya nanti dikira takabur. Namun, sejumlah tokoh masyarakat menginginkan, agar “jagoan walikota mereka”  tersebut dipublikasikan saja, agar masyarakat Samarinda lainnya mengetahui.

‘’Ada banyak kegiatan Pak Jaang selama ini. Namun tak semuanya bisa diekpos, karena setidaknya untuk menghindari adanya orang yang menjelek-jelekan Pak Jaang.  Bukan hanya kami, masyarakat pun banyak yang tahu, Pak Jaang sering dijelek-jelekkan ketika menjabat sebagai wakil walikota. Padahal bila ada yang peduli dengan kota Samarinda, sampaikan solusinya dengan baik kepada Pemkot Samarinda, bila memang ada solusi yang baru tak perlu menjelek-jelekkan. Tapi masyarakat sudah tahu, Pak Jaang telah terbukti. Masyarakat memang butuh figur pemimpin baru, yang yang lebih tepat itu adalah Pak Jaang bersama Pak Nusyirwan,’’ kata mantan anggota DPRD Samarinda dari PKB ini.

Sebelumnya, Selasa (7/9),  pasangan yang dijuluki masyarakat sebagai  “ Pasangan Pro Rakyat” berbuka puasa di Masjid Baiturohom Jalan Purwobinagun Makroman. Warga Makroman seperti Sindang Sari dan Pulau Atas, ternyata sudah lama menjagokan figur yang berjargon “Pro Rakyat”, Syaharie Jaang-Nusyirwan Ismail.  Warga tiga kelurahan yang berdekatan dengan Kecamatan Anggana tersebut, sepakat dengan 10 kelurahan lain di Kecamatan Samarinda Ilir untuk mengusung pasangan nomor urut 2 sebagai kandidat walikota dan Wawali Samarinda 2010-2015.

Bagi warga tiga kelurahan tersebut, figur Jaang sudah sangat akrab bagi masyarakat mereka setempat; santun, ramah, merakyat, religius, bersih dari korupsi, pekerja keras. Apalagi dipadukan dengan figur Nusyirwan Ismail, yakni cerdas, berpengalaman di birokrat Pemprop Kaltim, dekat dengan masyarakat dan ulama, memiliki visi misi yang jelas terhadap daerah kelahiran dan sejumlah kelebihan lain, walaupun memungkuri ada kekurangan.

‘’O bagi kami, Bapak Jaang itu sudah lama dikenal masyarakat. Figurnya juga dikenal baik. Sedangkan pasangan calon lain baru-baru ini saja saat ada maunya, kepentingan untuk minta dipilih. Sekalipun ada masyarakat yang diberi sesuatu, namun pada saat hari pencoblosan warga  Makroman tetap memilih figur terbaik yang mampu melakukan perubahan. Figur terbaik itu hanya ada di nomor urut 2,’’ ujar Katno usai acara berbuka puasa di Masjid Baiturohim Jalan Penangkaran Buaya Dusun Puwobinangun, Makroman, Selasa (7/9) kemarin.

Kedatangan Jaang sendiri ke Makroman sudah tak terhitung. Bahkan, yang lebih akrab lagi istri Jaang, yakni  Hj Puji Setyowati. Karena wanita asal Jogyakarta ini memang mempunyai keluarga di Sindang Sari. Selain Hj Puji, istri Nusyirwan Ismail juga orang Jawa. Karena ada ikatan emosional asal kedaerahan itu, warga Makroman, Sindang Sari dan Pulau Atas lebih mendukung Jaang-Nusyirwan untuk memimpin Samarinda lima tahun ke depan.

Jaang sengaja memilih masjid yang berada masuk jauh di wilayah Makroman untuk melakukan silatuhrahmi bersama masyarakat sekitar. Dalam kesempatan acara berbuka puasa tersebut, Jaang memberikan santunan zakat, infaq dan sedekah kepada anak-anak yatim piatu, kurang mampu, dan para orang tua.

Menurut Jaang, tak perlu dilihat seberapa besar jumlahnya, atau membandingkan dengan calon lainnya. Yang terpenting adalah niat tulus dan ikhlas untuk berbagi kepada sesama

Warga Makroman dan sekitarnya sendiri, yang tak mendapat bantuan zakat, infaq dan sedekah pun merasa terharu atas perhatian Jaang terhadap rekan satu kampung mereka.

‘’Alhamdulilah, bagi kami tak masalah kami tak mendapat bagian. Kami mengerti. Kami merasa warga, Pak Jaang memberikan perhatian dengan menyisihkan rezeki untuk berbagi bersama masyarakat. Kami sejak awal bertekad untuk memenangkan pasangan yang disebut pasangan pro rakyat ini,’’ ujar Lasio. Mc pro rakyat.

Editor : Sulthan Abiyyurizky

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan