Amran, Jalan Kaki dari Balikpapan  ke Martapura Hadiri Haul Abah Guru Sekumpul

Amran, Jalan Kaki dari Balikpapan ke Martapura Hadiri Haul Abah Guru Sekumpul

MARTAPURA, Kaltim Ampunku– Demi cintanya kepada KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Guru Sekumpul, jemaah asal Balikpapan, Kalimantan Timur ini rela berjalan kaki menuju Martapura, Sekumpul, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Menempuh perjalanan hanya berjalan kaki sejak 5 Februari, berangkat pukul 03.30 dini hari dari Balikpapan, Amrani akhirnya tiba dalam keadaan selamat pada Selasa 18 Februari, di Martapura, Sekumpul.

Meskipun telapak kakinya lecet karena menempuh perjalanan kurang lebih 450 kilometer. Namun, tekad Amrani untuk menghadiri Haul ke-15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani tak menyurutkan apa yang sudah menkadi hajat pria berusia 66 tahun tersebut.

”Saya ingin mengabulkan hajat saya untuk mengikuti Haul Abah Guru ke-15 sekaligus ingi melihat kampung halaman saya yang telah ditingalkan selama merantau di Balikpapan,” kata pria kelahiran Desa Pematang Baru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Jumat (21/2/2020).

Dalam perjalananya, ia mengaku hampir putus asa dengan berbekal uang dan pakian secukupnnya, bahkan dirinnya sempat membuang sepatu miliknnya karena kakinya sudah lecet.

BACA JUGA :

Rilis Resmi Peta Detail Haul ke – 15 Abah Guru Sekumpul

Sudah Ada 25 Ribu Lebih Relawan Siap Membantu Haul Guru Sekumpul ke 15

Mengenang Abah Guru Sekumpul (1), Kejadian Ganjil Saat Dilahirkan

Mengenang Abah Guru Sekumpul (2), Berganti Nama Karena Sebuah Isyarat

Mengenang Abah Guru Sekumpul (3), Waktu Kecil Diasuh “Wali Majezub”

Mengenang Abah Guru Sekumpul (4), Mengumpul “Dua Mutiara dari Tanah Banjar”

Mengenang Abah Guru Sekumpul (5), Ejekan yang Menjadi Doa

Mengenang Abah Guru Sekumpul (6), “Kebaikan” yang Dinilai Tak tepat oleh Sang Ayah

Mengenang Abah Guru Sekumpul (7), Angin Menjadi Ribut Ketika “Dihukum” Sang Ayah

“Alhamdulillah, ternyata Allah maha pemurah dan penyayang kepada hambanya, sepanjang jalan warga memberikan perhatian yang cukup, saya diberi makan dan minum,” ucapnnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga menceritakan kalau tahun lalu ingin sekali menghadiri peringatan Haulan Sekumpul ke-14. Namun, saat itu, mengalami gangguan kesehatan.

“Alhamdulillah tahun ini bisa melaksanakannya,” ucapnya.

Bagaimana pulang nanti? Pria dengan ramah senyum tersebut mengatakan ia sudah bekoordinasi dengan jemaah dari Balikpapan.

azka/Amran/klikkalsel

 

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan

ArabicEnglishIndonesianMalay
%d blogger menyukai ini: