”The ”The

KALTIMAMPUNKU.com– Ada banyak kasus, ayah kandungyang seharusnya menjaga putrinya, malah menghancurkan hidup putrinya. Putrinya diperkosa hingga hamil dan melahirkan anak. Bahkan ada yang gila, siap bertanggung jawab akan menikahi. Berikut ada 5 kasus yang dihimpun Kaltim Ampunku, tentang ayah yang memperkosa putri kandungnya. sampai hamil dan ada di antaranya yang sudah melahirkan.

1 . DESA BATU KARANG KABUPATEN MURUNG RAYA, KALIMANTAN TENGAH

Ayah Tega Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan dan Membunuh Bayinya

Robendi (43), warga Desa Batu Karang, Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah, tega menghamili anak kandungnya sendiri berinsial R, hingga hamil dan melahirkan. Sadisnya lagi, anak sekaligus cucunya itu dibunuh saat berumur tujuh hari.

 
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 28 340 2159768 ayah-tega-hamili-anak-kandung-hingga-melahirkan-dan-membunuh-bayinya-g8QJT17vLN.jpg
Foto Ilustrasi shutterstock
 

BATU KARANG – Robendi (43), warga Desa Batu Karang, Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah, tega menghamili anak kandungnya sendiri berinsial R, hingga hamil dan melahirkan. Sadisnya lagi, anak sekaligus cucunya itu dibunuh saat berumur tujuh hari.

Kapolres Mura AKBP Dharmeshwara Hadi Kuncoro melalui Kabag Ops AKP Budi Nugroho mengatakan, aksi tersebut dilakukan pelaku pada September 2019 lalu. Ia mengaku kesal saat anaknya sekaligus cucu yang berusia tujuh hari tersebut menangis.

BACA JUGA :  Ini 7 Kasus Pencabulan yang Menghebohkan di Jatim Sepanjang 2019 : Ada yang Dikebiri hingga Ada Siswa SD SMP Perkosa Siswi SMA Sampai Hamil

“Bayi laki-laki berumur tujuh hari yang belum mempunyai nama tersebut menangis di dalam kamar. Kesal atas tangisan tersebut, tersangka langsung bangun dan membanting bayi ke lantai. Bantingannya sebanyak tiga kali,” kata Budi Nugroho kepada wartawan, Selasa (28/1-2020).

“Tidak puas dibanting, bayi tersebut kembali diinjak dibagian kepala dan dada hingga akhirnya meninggal dunia,” sambungnya.

Setelah dipukul hingga meninggal, tersangka memaksa anak keduanya Kamil untuk menggali tanah disebelah ibu bayi malang yang juga anaknya sendiri R, yang terlebih dahulu meninggal karena pendarahan usai melahirkan.

“Kamil anak kedua tersangka melarikan diri dari ayahnya lalu melaporkan ke Polres Murung Raya dua hari lalu,” ujarnya.

Usai mendapat laporan, anggota buser Polres Mura langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Murung Raya untuk proses pengembangan lebih lanjut.

“Sekarang kita masih dalami kasus yang terjadi pada September 2019 dulu,” tuturnya.

Atas perbuatan biadab, tersangka dijerat UU 35 tahun 2014 tentang perubahan UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 80 Ayat 4 dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Karena menyebabkan meninggalnya seorang bayi. Karena korban merupakan anak kandung, ancaman hukuman penjara ditambah lima tahun menjadi 20 tahun,” pungkasnya.

Sigit Dzakwan/okezone

2. PROBOLINGGO – JAWA TIMUR

Nyaris Tiap Malam Ditiduri Sang Ayah, Siswi SMP Terpaksa Lahirkan Anak

Polisi meringkus seorang warga bernama Muhamad (30) setelah diduga memperkosa anak gadisnya, Bunga (nama samaran) hingga hamil. Bahkan, dari aksi bejat sang ayah, anak berusia 15 tahun ini telah melahirkan bayi yang dikandungnya pada Maret 2019 lalu.

Nyaris Tiap Malam Ditiduri Sang Ayah, Siswi SMP Terpaksa Lahirkan Anak

Muhamad, buruh tani diringkus polisi gara-gara hamili anak kandung. (Beritajatim.com)

Setelah dilaporkan sang istri, Muhamad sempat hendak melarikan diri ke Malaysia. Namum, ternyata polisi lebih sigap untuk menangkap tersangka sebelum melarikan diri ke luar negeri.

PROBOLINGGO– Polisi meringkus seorang warga bernama Muhamad (30) setelah diduga memperkosa anak gadisnya, Bunga (nama samaran) hingga hamil. Bahkan, dari aksi bejat sang ayah, anak berusia 15 tahun ini telah melahirkan bayi yang dikandungnya pada Maret 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Ryanto menyampaikan, buruh tani ini dibekuk setelah polisi mendapatkan laporan dari istri siri tersangka, SLT.

BACA JUGA : Nauzubillah min dzalik, Pedagang Cilok di Cimahi Perkosa Anak Kandung yang Masih 5 Tahun

“Yang melapor SLT (37), istri tersangka. Perbuatan itu dilakukan Muhamad, sekitar Februari 2018 silam,” kata Ryanto seperti dilansir dari Beritajatim.com, Rabu (19/6/2019).

Setelah dilaporkan sang istri, Muhamad sempat hendak melarikan diri ke Malaysia. Namum, ternyata polisi lebih sigap untuk menangkap tersangka sebelum melarikan diri ke luar negeri.

“Pelaku kami amankan di jalan Desa Krobungan, Kecamatan Krucil. Saat itu, dia berusaha berangkat ke Malaysia untuk kabur,” tandanya.

Dari penyidikan sementara, aksi rupadaksa itu diduga sudah terjadi sejak Februari 2018 lalu. Bunga kerap disenggamahi ayahnya ketika anggota keluarganya sudah terlelap.

“Tanggal persisnya lupa. Tapi menurut keterangan saksi korban, ya Februari 2018 itu. Waktu ibu dan saudara lainnya sudah tertidur,” tambah Ryanto.

BACA JUGA :   Astaga! Seorang Ayah di Sumsel Ajak Adik Perkosa Anak Kandung

 

Sebagaimana keterangan saksi korban yang ditirukan Ryanto. Mulanya tersangka hanya mencium bibir. Selanjutnya baju korban dilucuti hingga gadis kelas 3 SMP, itu dipaksa melayani nafsu bejat Muhamad.

Mirisnya, perbuatan itu selalu diulang-ulang tersangka saat rumah dalam keadaan sepi.

“Kami amankan baju korban dan sarung milik pelaku. Untuk korban sementara ini masih syok,” tandasnya.

 

Agung Sandy Lesmana/beritajatim.com

3. TASIKMALAYA- JAWA BARAT

Perkosa Putri Kandung, Pelaku: Saya Akan Mengurus Anak Saya dari Anak Saya

Perkosa Putri Kandung, Pelaku: Saya Akan Mengurus Anak Saya dari Anak Saya

 
Tersangka ayah cabuli anak kandungnya sendiri di Tasikmalaya sedang dimintai keterangan polisi, Rabu (15/1/2020). foto irwan nugraha/kompas
 
 

TASIKMALAYA– Selama hampir satu tahun, remaja malang di Kota Tasikmalaya jadi korban pemerkosaan.

Bahkan akibat perbuatan bejat sang pelaku, gadis yang masih di bawah umur ini mengandung dan melahirkan.

Sejak usianya 15 tahun, bocah ini jadi korban pemerkosaan orang terdekatnya yaitu ayah kandungnya sendiri.

Pelaku adalah Mumus Mulyana (44) asal Kota Tasikmalaya.

Mumus merupakan ayah kandung dari bocah yang ia perkosa selama satu tahun.

Kini korban telah berusia 16 tahun dan melahirkan seorang anak akibat perbuatan bejat sang ayah.

Melansir dari Kompas.com, Mumus mempunyai 5 buah hati yang salah satunya jadi korban pemerkosaan.

BACA JUGA :  17 Murid SD di Bandung Dicabuli Penjaga Warung, Sejak 2017

Istri yang tak lain ibu kandung korban melaporkan perbuatan bejat sang suami ke pihak ke polisian.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian berhasil menangkap Mumus tanpa perlawanan.

Di hadapan awak media, Mumus mengaku sudah tak ingat berapa kali mencabuli anak kandungnya.

“Saya udah nggak ingat berapa kali lakukan itu ke anak saya sendiri,” ujar Mumus di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (15/1/2020).

Pembuka jasa servis jam rumahan ini mengaku menyesal telah memperkosa anaknya hingga hamil dan melahirkan.

Ia bahkan menyebut akan mengurus anak yang dilahirkan oleh anak kandungnya.

“Sekarang saya menyesal. Sayapun akan mengurus anak saya dari anak saya,” kata Mumus.

Seminggu di atap rumah

Mumus yang sadar telah dilaporkan ke polisi bergegas kabur ke atap rumah.

Di atap rumah, Mumus berdiam diri selama hampir sepekan.

Hal itu dilakukan untuk menghindari penangkapan polisi atas kejahatannya.

“Pelaku sempat sembunyi di atap rumah saung di kebun untuk berupaya menghindari petugas kepolisian dalam upaya penangkapan,” jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro.

Namun usaha Mumus gagal, ia kini diringkus pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ngaku Kecanduan

Tega memperkosa anak kandungnya, Mumus mengaku hubungan intim dengan istri tak ada masalah.

Namun di hadapan polisi, Mumus akui kecanduan film porno yang ditonton bersama teman-temannya di kampung.

“Ada pengakuan pelaku kalau selama ini suka nonton film porno,” kata AKP Dadang.

Mumus mengawali perbuatan bejat kepada anaknya berdalih melakukan pijatan agar tak kecapean.

“Pelaku memang melakukan hal ‘itu’ saat korban sedang tidur,” sambungnya.

Sampai saat ini tersangka mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya Kota dan sedang dalam penyidikan lebih lanjut.

Tersangka dijerat Undang-undang Perlindungan Perempuan dan Anak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ilustrasi Pencabulan
Ilustrasi Pencabulan (Pexels via Kompas.com)

“Hukumannya bisa 15 tahun lebih atas perbuatannya itu,” ucap AKP Dadang.

 

4. KABUPATEN TAKALAR – SULAWESI SELATAN

Setelah Menghamili, Seorang Ayah Di Takalar Siap Menikahi Putrinya

TAKALAR– Kejadian serupa terjadi di Takalar, seorang ayah memperkosa anak kandungnya dan berniat tanggung jawab.

Malang nasib pelajar berusia 15 tahun berinisial HJ, ia harus menanggung perbuatan bejat yang dilakukan ayah kandungnya.

HJ yang warga Kabupaten Takalar ini sedang hamil di umurnya yang masih belia.

Terparah adalah ayah dari anak yang dikandungnya tersebut merupakan ayah kandungnya sendiri.

Ayah kandung HJ berdalih tak kuat menahan nafsu ketika melihat sang anak berganti pakaian seusai pulang sekolah.

Tak hanya sekali, perbuatan bejat pelaku berinisial TT (50) ini dilakukan sejak tahun 2017 atau sudah 2 tahun.

“Dia selalu berontak setiap saya mau. Biasanya dalam sekali seminggu saya berhubungan badan. Kecuali kalau datang bulan,” ujar TT melansir dari TribunTimur.com, Rabu (11/12/2019).

Sang ayah yang seharusnya menjaga putrinya malah melakukan tindakan tak senonoh kepada gadis remaja malang itu.

TT mengakui tindakannya tersebut tak bermoral, ia mengaku siap untuk menikahi anak kandungnya.

“Perbuatan itu memang tidak senonoh tapi mau bagaimana lagi, sudah terlanjur. Kalau disuruh bertanggungjawab, saya mau menikahinya,” kata TT.

Ajak ‘main’ anak saat istri ke sawah

Saat itu Senin di tahun 2017, sang ayah melihat anaknya baru pulang sekolah dan berganti pakaian.

Sementara istrinya sedang tak di rumah dan pergi ke sawah.

TT mengaku tak kuasa menahan nafsu bejatnya hingga tega menyetubuhi putri kandungnya.

“Saya pertama kali menyetubuhi ketika dia pulang sekolah, waktu itu hari senin tahun 2017,” ungkap TT di Polres Takalar.

Setiap kali diajak berhubungan intim, sang anak kerap meronta.

Namun diakui pelaku, ia tetap memaksa sang anak untuk memenuhi kemauan bejatnya.

“Sama masih satu rumah dengan istri, dia pergi ke sawah. Saya khilaf sampai setubuhi dia (anak),” kata TT.

Sang anak meninggalkan surat di rumah

Tiga pekan dibawa pergi oleh sang ayah, korban menuliskan sebuah surat untuk ibunya yang ditinggalkan di rumah.

Surat tersebut ditemukan sang ibu dan menjadi sebuah petunjuk.

Ibunda curiga selama hampir tiga pekan suami dan anaknya pergi secara tiba-tiba.

Ibunda korban lantas melaporkan hal ini kepada Satuan Reserce Kriminal (Satreskrim) Polres Takalar .

“Anaknya menulis surat saat pergi,” beber Aipda Susanto.

Rupanya sang ayah diduga membawa kabur anaknya ke Kabupaten Pangkep.

Penangkapan itu dilakukan polisi setelah melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi.

Tim gabungan dari Resmob Polres Takalar, Resmob Polres Pangkep, dan Resmob Polda Sulsel turun ke tempat pelaku.

Hasilnya, polisi menemukan tempat persembunyian pelaku dan korban.

Mereka ditemukan di sebuah rumah kos. Lokasinya di sekitar Kampung Pasui.

Panik anaknya hamil

Sang ayah panik anak kandungnya hamil akibat perbuatan bejatnya.

Pelaku TT diduga setubuhi anak kandung.
Pelaku TT diduga setubuhi anak kandung. (TribunGowa/Ari Maryadi)

Ia lalu memutuskan untuk membawa putri kandungnya kabur ke Kabupaten Pangkep.

TT mengaku takut dibunuh jika ketahuan warga kampung soal perbuatannya.

“Saya lari, karena kalau ketahuan kita akan dibunuh orang-orang kampung,” kata TT.

Akhirnya selama tiga pekan korban tinggal bersama sang ayah sebelum akhirnya ditemukan polisi.

Ditetapkan jadi tersangka

Satreskrim Polres Takalar , resmi menetapkan TT sebagai tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur.

Status TT dinaikkan menjadi tersangka usai dilakukan pemeriksaan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Takalar.

Polisi menyampaikan jika unsur pasal persetubuhan anak di bawah umur telah terpenuhi dalam perbuatan TT.

“Iya kita sudah tetapkan tersangka. Bapaknya mengakui kalau dia hamili anaknya karena disetubuhi,” kata Kasatreskrim Polres Takalar, AKP Jufri Natsir, Selasa (10/12/2019).

Perwira polisi tiga balok ini melanjutkan, TT resmi ditahan di Mapolres Takalar mulai, Selasa (10/12/2019).

Adapun persangkaan yang ditetapkan yakni Pasal 81 Ayat (1) dan (2) Jo. 76D Undang-undang RI No 35 tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-undang RI No. 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak.

TT terancam hukuman pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Rr Dewi Kartika H/tribunnews

5. PULAU LAUT UTARA -KOTA BARU-KALIMANTAN SELATAN

Miris, Seorang Ayah di Kotabaru Tega Cabuli Anak Kandung Selama 3 Tahun hingga Hamil dan Melahirkan

Miris, Seorang Ayah di Kotabaru Tega Cabuli Anak Kandung Selama 3 Tahun hingga Hamil dan Melahirkan
 
 
Ilustrasi korban pencabulan.dok.tribunBatam
 
 
 
 
 

PULAU LAUT UTARAKasus pencabulan terhadap anak kandung sendiri terjadi lagi.

Kali ini seorang ayah di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) tega mencabuli anak kandungnya sendiri.

Dari tindakanya tersebut korban hamil dan melahirkan.

 

Perbuatan tersebut dilakukan tersangka YD (40) terhadap anak kandungnya AD (19) sejak tahun 2016 lalu. Saat itu, AD masih berumur 16 tahun.

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan mengatakan, YD kerap mencabuli anak kandungnya karena dipengaruhi minuman keras dan sering menonton video porno.

“Tersangka ini mencabuli anak kandungnya karena dipengaruhi miras dan juga karena sering menonton video porno,” ujar AKBP Andi Adnan saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).

Pencabulan oleh YD terhadap AD pertama kali dilakukan di rumah mereka di Kecamatan Sigam, Kotabaru.

Saat itu, AD mengeluh sakit pada bagian dada dan mengaku sesak nafas.

Tanpa ada perasaan curiga sedikit pun, AD pun meminta tolong kepada ayahnya untuk diobati.

Karena tak punya biaya ke dokter, AD kemudian diobati oleh YD dengan cara tradisional menggunakan daun sirsak yang ditempelkan di bagian dada AD.

Saat itulah muncul nafsu YD melihat bagian dada AD. YD pun langsung mencabuli AD.

“Pertama kali dicabuli saat anaknya itu mengeluh sakit pada bagian dada, kemudian diobati oleh tersangka secara tradisional, saat itulah muncul nafsu tersangka mencabuli korban,” jelas Andi.

Usai mencabuli anaknya, lanjut Adnan, YD pun mengancam akan membunuh AD jika melapor kepada siapapun.

Karena takut dan merasa terancam, AD pun pasrah atas perlakuan ayahnya.

“Jadi korban ini takut melapor kepada siapa pun karena diancam akan dibunuh oleh ayahnya,” tambah Andi.

Tidak hanya sekali, YD bahkan terus mengulangi perbuatan cabulnya terhadap AD secara terus menerus hingga hamil dan melahirkan seorang anak berjenis kelamin laki-laki.

Bahkan kata Andi, YD mencabuli AD 3 hingga 4 kali dalam seminggu.

Tersangka YD sudah lama bercerai dengan istrinya karena sang istri memilih menjadi TKW.

Setelah orangtuanya bercerai, AD kemudian dirawat oleh nenek dari keluarga ibunya.

Namun, karena sang nenek mulai sakit-sakitan, AD lantas memutuskan tinggal di rumah ayahnya pada tahun 2016.

Berhenti jadi TKW, ibu korban memilih menetap di Pulau Jawa.

Kasus ini terungkap saat AD sudah tak tahan dengan perlakuan ayahnya dan melapor kepada ibunya.

Tak terima, sang ibu kemudian melaporkan perbuatan YD ke Polres Kotabaru.

“Ibunya yang melapor ke Polres setelah AD menceritakan semua kepada ibunya,” ungkap Andi.

Untuk kepentingan penyelidikan, YD kini mendekam di sel tahanan Polres Kotabaru.

YD akan dijerat pasal Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.

Andi Muhammad Haswar/Kompas.com

*Dari berbagai sumber

”The ”The

Tinggalkan Balasan