Astaga! Pria Disabilitas di Banyuwangi Gagahi 10 Wanita, Korban Diancam dengan Video Mesum

 

Banyuwangi, KALTIM AMPUNKU – Polisi menangkap pria penyandang disabilitas berinisial AT (23), warga Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, lantaran telah memperdaya 10 wanita untuk disetubuhi. Pelaku diamankan setelah polisi mendapat laporan dari ke sepuluh korban.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan modus meminta korban agar telanjang saat tengah video call. Tanpa sepengetahuan korban, ternyata pelaku merekam aksi telanjang korban saat melakukan panggilan video call.

“Tapi ternyata saat video call itu, pelaku merekam dengan menggunakan aplikasi khusus,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin kepada wartawan, Selasa (24/3/2020).

Setelah mendapat rekaman video telanjang korban, pelaku kemudian mengancam korban agar mau berhubungan badan dengannya. Pelaku bahkan mengancan akan menyebarluaskan video mesum korban, jika menolak melayani nafsu bejadnya.

Polisi menangkap tersangka di kediamannya, berikut sejumlah barang bukti seperti rekaman video call berdurasi 2 menit 13 detik dan 9 menit 10 detik, serta bukti percakapan pengancaman. Adapun para korban diketahui berasal dari Banyuwangi dan Tulungagung.

“Kejadian terakhir terjadi pada hari Kamis 12 Maret 2020 lalu. Sekira pukul 17.50 WIB,” imbuhnya.

Saat ini, kasus itu masih dalam pengembangan yang tengah mengusut lebih jauh apakah ada korban lainnya atau tidak.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan atau Pasal 45 ayat (1) (2) sub Pasal 45B UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.  (BACA JUGA : Ini Sebabnya 10 Wanita Ini Mau Video Call Bugil dengan Pria Disabilitas?

Aisyah Isyana/beritacenter

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan