Selain Penutupan Jalur Terbatas, di Samarinda akan diberlakukan Jam Malam

SAMARINDA., KALTIM AMPUNKU – Samarinda tidak melakukan lockdown. Cuma beberapa jalur akan dilakukan penutupan. Terutama akses keluar masuk Balikpapan- Samarinda.    Selain itu juga akan diberlakukan jam malam, mulai pukul  19.00 Wita.

Berdasarkan Rapat Koordinasi Forkopimda telah disepakati akan melakukan penutupan jalur terbatas dan juga memberlakukan jam malam. Ini upaya untuk menyelamatkan masyarakat Samarinda,” ucap Syaharie Jaang kepada wartawan seusai memimpin Rakor Forkopimda melalui video conference yang berlangsung cukup lama di rumah jabatan Walikota, Senin (30/03).

Rakor Forkopimda melalui video conference ini diikuti Dandim 0901 Samarinda, Kapolres Samarinda, Kejaksaan Tinggi Samarinda, Ketua Pengadilan Negeri Samarinda, Kepala Kemenag Samarinda, Ketua Komsi IV DPRD Samarinda, Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris BPBD Samarinda, Kadishub, Kasatpol PP, serta Kepala Kesbangpol Samarinda.

Baca : Balikpapan Masuk Kategori Penularan, Demi Lindungan Warganya Walikota Samarinda akan Tutup SementaraAkses Jalan Balikpapan-Samarinda

Jaang menguraikan keputusan itu akan berencana menutup akses penghubung antar kota, terutama jalur penghubung Kota Samarinda dan Kota Balikpapan, seperti jalan to dan jalan jalur lama Loa Janan.

“Ini segera kita lakukan. Tadi Pak Sekda sudah menelpon langsung Sekda Balikpapan sekaligus meminta maaf untuk menutup jalan ke Balikpapan,” kata Jaang.

Tak hanya itu, juga akan menutup jalur kedatangan penumpang melalui jalur laut.

“Nantinya akan dijaga unsur dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP dan Dinas Kesehatan. Kita juga mempertimbangkan membatasi beberapa jalur udara diantaranya penerbangan dari Jakarta,” suara Jaang.

Baca : Kabar Baik dari Malang, Semua Pasien Positip Corona Sembuh, Kabar Sedih dari Sidoarjo Dua PDP Meninggal

Sedangkan untuk pelabuhan bongkar muat barang yang ada di Palaran, lanjut Jaang akan diberitahukan bahwa ABK tidak diperbolehkan turun ke darat, melihat sistem yang ada di pelabuhan peti kemas di Palaran menggunakan sistem komputerisasi dan pengangkutan menggunakan crane.

Terkait jam malam dijelaskan Jaang jam malam diberlakukan di beberapa jalan-jalan protokol, mulai pukul 19.00 Wita.

“Tidak ada yang boleh keluar termasuk pejabat. Kecuali untuk berobat,” tegasnya.

Selain itu katanya akan menggerakan Forum CSR dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia yang akan memberikan paket bantuan yang nanti akan dikoordinasikan oleh Sektretaris Daerah.

Baca : WHO Ingatkan Semua Negara Jangan Pakai Obat yang Belum Terbukti Sembuhkan Covid-19

“Untuk menghadapi bulan Ramadhan, Pemkot Samarinda sepakat tidak ada membuka Pasar Ramadhan, tetapi akan dilakukan jualan secara online seperti yang sudah dilaunching sistem aplikasi jualan online “Behambinan”,” ujar Jaang.

Ia mengatakan supaya Kehidupan masyarakat di Samarinda tetap normal, akan tetapi untuk yang berjualan supaya tidak bergerombol.

“Jadi gunakan sistem online atau berjualan dengan sistem bungkus untuk dibawa pulang dan makan di rumah masing-masing,” pungkasnya.

Adella Azizah/Kominfo Samarinda

 

 

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan