Uang Palsu Dicetak Pakai Printer, Pemilik Usaha Fotocopi di Tenggarong Diciduk Polisi, Sudah dibelanjakan ke Warung-Warung

Satreskrim Polres Kukar Saat Menggelar Rilis perkara uang palsu, Jumat (3/4/2020) (foto: istimewa)


 
 
Tenggarong, KALTIM AMPUNKU – Seorang warga Tenggarong, SH (49) pemilik usaha fotocopi diamankan aparat Polres Kukar, karena kasus peredaran uang palsu, Kamis (5/3) lalu.

Dalam rilisnya ke media, Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho mengungkapkan, awalnya unit Opsnal Satreskrim Polres Kukar mendapati laporan ada seorang laki-laki yang membeli sapu di toko kelontongan di Jl Mayjend Panjaitan, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong. Dia melakukan pembayaran dengan uang palsu pecahan Rp100 ribu.

Polres Kukar kemudian  melakukan penyelidikan  dan akhirnya pada hari Kamis tanggal 05 Maret 2020 Unit Opsnal melakukan penangkapan terhadap pelaku di tempat usahanya

Pelaku mengaku memalsukan uang tersebut menggunakan mesin printer miliknya dengan cara memfotokopi  uang pecahan Rp100 ribu.

Pelaku sudah menggunakan uang palsu sejak tahun 2019, untuk pembayaran di beberapa toko, warung, dan bengkel di wilayah kecamatan Tenggarong. 

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan uang palsu sebanyak enam lembar pecahan Rp100 ribu, tujuh lembar pecahan Ro50 ribu, tujuh lembar Rp20 ribu, dan 10 lembar pecahan Rp10 ribu.

Selain itu, polisi juga mengamankan  uang tunai kembalian, hasil pembelian dengan uang palsu sebesar Rp 360 ribu. Selain itu  sapu merek Alaska hasil pembelian dengan uang palsu juga disita.

Sesuai dengan pasal 245 KUHP, tersangka terancam hukuman pidana 15 tahun kurungan penjara. */

Editor : Adella Azizah

 

 

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan