”The ”The

Samarinda, KALTIM AMPUNKU – Tak ingin terjadi sepertj di luar daerah dengan sejumlah Insiden penolakan jenazah terjangkit virus corona, Walikota Samarinda Syaharie Jaang bertindak cepat dengan menyiapkan lahan pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 di Taman Pemakaman Raudhatul Jannah di Jl Serayu RT 20 Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara.

Untuk meninjau kesiapan lahan, Walikota, Kapolresta, Dandim 0901 dan OPD terkait meninjau lokasi Rabu (8/4/) pagi.

BACA JUGA :

Pemkot Samarinda Butuh 100 Ribu, Siapapun yang Bisa Bikin Masker Ayo Tawarkan

Dasar “Mucil”! Dikarantina di Balikpapan Malah ke Samarinda, BPBD “Usir” Kembali

 

Jaang mengungkapkan, pemakaman Raudlatul Jannah adalah lahan milik Pemkot Samarinda luasnya sekitar 10 hektare dan berada relatif jauh dari permukiman penduduk yang akan digunakan untuk memakamkan warga Samarinda yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19 ataupun diduga terinfeksi.

Pemakaman ini sendiri memiliki luar 15 hektar dan sudah siap digunakan seluas 10 hektar.

“Penyiapan lokasi pemakaman ini diperlukan untuk jenazah pasien Covid-19 disini telah terpasang lampu, sehingga kita bisa melakukan pemakaman 24 jam. Tetap kita selalu berdoa semoga Kota Samarinda tidak ada korban terlebih korban pasien Covid-19, tapi ini kita siapkan untuk mengantisipasi seperti di luar daerah apabila ada penolakan dari warga”, Kata Jaang.

Selain itu, Pemkot Samarinda juga telah menyiapkan petugas dalam melakukan proses pemakaman jenazah pasien Covid-19.

“Proses penanganan jenazah positif maupun terduga corona harus sesuai dengan prosedur atau protokol pemulasaraan jenazah Covid-19 yang berlaku,” ucap Jaang.

Misalnya lanjut Jaang, jenazah harus dibungkus menggunakan plastik yang tidak tembus air, kemudian dimasukkan ke dalam kantong mayat sebelum masuk ke dalam peti kayu.

“Tiga jam setelah meninggal harus segera dimakamkan. Kalau tidak disiapkan lahan dan aparatnya akan terganggu proses pemakamannya. Orang yang sudah meninggal siapa pun harus kita hormati dan kewajiban,” pungkas Jaang. (KMF7)

 

Foto Dinas Kominfo kota Samarinda

Editor : Adella Azizah

 

”The ”The

Tinggalkan Balasan