SAMARINDA, KALTIM AMPUNKU –  Walikota Samarinda H Syaharie Jaang awal April tadi mengumumkan tagihan air PDAM untuk pemakaian April dan Mei  untuk pelanggan rumah tanggga (D1) gratis pemakaian 10 kubik. begitupula untuk pemakaian tempat-tempat sosial seperti rumah ibadah dan lain-lain. Sayangnya, sejak beberapa hari ini air PDAM berhenti mengalir.   Selain merencanakan pembagian masker dan sembako, di tengah wabah corona atau virus covid-19 ini, sejumlah warga mengaku membutuhkan air bersih dari PDAM.

Pemkot Samarinda Masih Perlu Masker, Walikota : Kami Upayakan membeli produksi Lokal


” Hampir satu minggu ini, air PDAM tidak mengalir. Kami meminta perhatian pemerintah  kota Samarinda, air  bersih dari PDAM ini juga sangat penting di tengah wabah pandemi virus covid-19 ini,”  kata Nani warga Jalan Kemakmuran, Senin (13/04/2020).

Sulthan warga Jalan Sentosa juga meminta kepada pemerintah kota Samarinda,  bila memang tidak bisa memberikan air gratis kepada warga yang terdampak kekurangan air bersih, maka harga jualan air tangki PDAM dipermurah.

”Air bersih ini kebutuhan utama masyarakat. Sekarang kan PDAM menjual air dari mobil tangki seharga Rp 150 per tangki. Bila memang tidak bisa memberikan air gratis, kami berharap kepada Pak Walikota Samarinda H Syaharie Jaang, selama pandemi  virus covid-19 ini, harganya bisa dikurangi. Tak perlu lah ambil untung banyak, untuk meringankan atau membantu warganya,” ujar Sulthan.

5 PDP Samarinda Tak Satupun Akibat Transmisi Lokal, Semuanya Terjangkit dari Luar Samarinda


Selain itu, Sulthan juga menyarankan, agar mobil tangki air PDAM ditambah. Karena, warga harus  antri menunggu sekitar 1 minggu.  ”Satu minggu terlalu lama. Bagaimana bisa melayani warga dengan baik, kalau begitu caranya.  Tolong lah, mobil tangki air PDAM ditambah,” katanya.

Harian ini mencoba melakukan konfirmasi ke direksi PDAM kota Samarinda. Sayangnya,  tidak berhasil menemui salah satu direktur PDAM Tirta kencana di kantornya. 

Salah satf PDAM mengatakan,  jajaran direktur PDAM belum datang. Dia enggan memberikan nomor telepon. ”Nanti coba datang aja lagi ke sini ,” katanya.

 

Dedes/foto tribunnews

Editor : Adella Azizah 

Aktifis GMSS-SKM Samarinda Sayangkan Pohon Puluhan Tahun di sepadan SKM Habis Dibabat Kontraktor

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan