Samarinda, KALTIM AMPUNKUTerkait dengan penanganan  corona virus disease dan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional,  Gubernur Kaltim H Isran Noor  meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah  di lingkungan Provinsi Kaltim untuk segera melakukan penghentian pelaksanan seluruh proses pengadaan barang/jasa, baik proses tender maupun pengadaan lainnya, kecuali kegiatan yang berkaitan dengan penanganan wabah corona atau covid-19.

Keputusan Isran Noor itu berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan 119/2813/SJ dan 117/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APDB dalam rangka Penanganan Covid serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.

Dalam surat bernomor 903/2557/BP3/B.AP, disebutkan, penghentian proses pengadaan barang/jasa  tersebut, terhitung sejak tanggal 14 April 2020  sampai dengan waktu ditentukan kemudian.

Di point pertama, Gubernur meminta untuk segera  dilakukan penyesuan belanja daerah dengan melaksanakan  rasionalisasi sesuai Surat Keputusan Bersama tersebut.

Gubernur meminta seluruh proses dilakukan  secara profesional berpedoman  pada ketentuan perundang-undangan memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah yang kredibel, transparan dan akuntabel, bersih dari praktik korupsi dan tidak ada konflik kepentingan.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Gubernur Kaltim Isran Noor menerbitkan kebijakan berupa penghentian proses pengadaan barang/jasa dan pelaksanaan kontrak 2020. Kebijakan itu ditujukan kepada seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim melalui Surat Gubernur Kaltim Nomor 903/2557/BP3/B.AP.

Keputusan Isran Noor itu berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan 119/2813/SJ dan 117/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APDB dalam rangka Penanganan Covid serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.

 

 

 

Surat tersebut ditebuskan langsung ke wakil gubernur Kaltim, ketua DPRD Kaltim, dan unsur pimpinan setdaprov Kaltim.

Surat tersebut juga ditembuskan gubernur kepada wakil gubernur, ketua DPRD Kaltim, Plt Sekdaprov Kaltim, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltim, Assisten perekonomian dan Administrasi pembangunan, dan Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim.

 

Penulis : D Syarifah Mahadewi

Editor : Adella Azizah

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan