Andi Rahman (27) dan mobil hasil curian saat diamankan Polsekta Muara Jawa, Kutai Kertanegara, Kaltim Sabtu (11/4/2020)./ Dok. Polsekta Muara Jawa, Kukar. 
 

Samarinda, KALTIM AMPUNKU– Baru beberapa dikeluarkan karena program asimilasi akibat wabah virus corona, seorang narpidana Andi Rahman (27) harus kembali masuk bui . Beralasan disuruh pemilik, lelaki bertato ini membawa  mobil Toyota Calya, yang dititipkan di pencucian mobil. Hukuman bisa jadi tambah berat, karena dulu hanya mencuri telepon, kini mencuri barang yang lebih besar.

Rahman adalah , narapidana yang baru bebas dari Rutan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Mobil Calya berkelir merah dengan nopol KT 1446 WG tersebut adalah milik Ibnu Rahmat (31) yang tinggal di Kabupaten Kutai Kertanegara.

Saat itu, Ibnu menitipkan mobilnya di tempat pencucian di Jalan Ahmad Yani RT 11 Muara Jawa, Kutai Kertanegara, dan meminta rekannya bernama Edy untuk mengambil jika selesai dicuci, Jumat (10/4/2020).

“Namun usai dicuci, tersangka (Andi) datang berpura-pura sebagai orang suruhan pemilik untuk ambil mobil,” ungkap Kapolsek Muara Jawa AKP Anton Saman , Selasa (14/4/2020) malam.

Khawatir salah orang, karyawan dari pencucian mobil menghubungi Edy memastikan kebenaran orang tersebut.

“Ternyata, Edy bilang enggak suruh orang. Edy langsung hubungi pemilik mobil (Ibnu) beritahu mobilnya telah diambil orang lain,” terang dia.

Ibnu langsung melacak mobilnya menggunakan GPS, ternyata posisi mobil sudah di Balikpapan.

Korban kemudian melapor kasus pencurian ke Polsekta Muara Jawa, Kutai Kertanegara.

“Anggota langsung saya minta untuk melakukan pengejaran ke Balikpapan. Akhirnya pelaku berhasil kita amankan, Sabtu (11/4) malam di Kawasan Kampung Baru,” kata AKP Antn.

Pelaku langsung dibawa ke Polsek Muara Jawa untuk diperiksa lebih lanjut. Kepada polisi Andi mengaku tak memiliki uang setelah bebas dari penjara. Sementara dia harus memberi nafkah untuk keluarganya.

“Ia mengaku akan menjual mobil itu untuk menghidupi keluarganya,” kata Anton.

“Pelaku ini sudah bolak-balik masuk penjara dalam kasus yang sama, yakni pencurian. Bahkan kalau tidak salah, ini ketiga kalinya kami menangkapnya,” tutupnya.

Akibat perbuatannya, Andi kembali mendekam di balik jeruji besi. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara.

Editor : Abdul Wahab

”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan