Sarolangun, KALTIM AMPUNKU.com – Seorang perempuan anak baru gede (ABG) di Kabupaten Sarolangun, Jambi, ditemukan tewas mengenaskan tanpa busana di kebun karet. Almarhumah diduga menjadi korban pemerkosaan.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama MA (16 tahun), warga RT 03, Kelurahan Sukasari, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Dugaan pembunuhan karena adanya luka sayatan di leher sepanjang 15 cm.

Humas Polres Sarolangun, Bripka Ruslan A. Gani, membenarkan adanya penemuan seorang perempuan yang tewas di kebun karet dan diduga korban pemerkosaan.

“Kita dapat informasi dari Kapolsek Kota AKP Sumarno Berutu. Benar ada ditemukan seorang perempuan tewas dengan luka di bagian leher,” ujarnya seperti dilansir vivanews.com, Sabtu (18/4/2020).

Ruslan menceritakan korban ditemukan tewas saat orang tua kandung mencari anaknya karena tidak pulang ke rumah yang sebelumnya izin belajar kelompok bersama teman sekolah.

Namun nahas, saat dalam pencarian di area kelurahan, keluarga menemukan jilbab di jalan dekat kantor lurah Rawasari serta menemukan darah berceceran di jalan yang mengarah ke kebun karet.

Dan saat mengikuti jejak darah itu, seorang warga langsung berteriak histeris setelah menemukan korban tewas.

“Korban ditemukan tewas tepat di belakang kantor lurah Rawasari Sarolangun,” katanya.

Penemuan korban diketahui pada Rabu malam, 15 April 2020, sekitar pukul 21.30 WIB dan korban sudah dibawa ke tempat keluarga setelah divisum oleh kepolisian dan hasilnya akan ditunggu kembali oleh kepolisian.

“Pihak kepolisian Polres Sarolangaun terus menyelidiki siapa pelaku yang menyayat leher korban dan diduga juga korban pemerkosaan,” katanya.

Terpisah, Iwan yang merupakan paman korban membenarkan keponakannya ditemukan tewas di kebun karet dan dari cerita orang tua kandung korban, saat itu korban izin pergi sekitar pukul 14.56 WIB untuk tugas belajar kelompok.

Namun, sekitar pukul 18.00 WIB, korban belum balik juga dan saat dicari bersama keluarga, korban ditemukan sudah tewas di kebun karet.

“Saya beserta pihak keluarga berharap kepada pihak kepolisian agar bisa mengungkap pelaku pembunuhan,” katanya.

BACA JUGA : Selesai Penyemprotan Disenfektan, Seorang Kades yang Lagi Birahi di Labuhan Batu Mau “Menyemprotkan Anunya” ke Seorang Ibu Rumah Tangga

 

Editor : Abdul Wahab
”The ”The ”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan