Janda Setengah Bugil yang Ditemukan di kebun Belakang Minimarket Akhirnya Tewas, Pelaku Berhasil Ditangkap

Lokasi ditemukannya janda setengah bugil (Foto: Enggran Eko Budianto)


Jombang,  Kaltimampunku.com-  Seorang perempuan yang diketahui seorang janda ditemukan tergeletak di setengah bugil di kebun belakang minimarket Kabupaten Jombang. Setelah dibawa ke rumah sakit, perempuan tersebut meninggal.  Tak berselang 12 jamsetelah dilaporkan, pelaku kemudian ditangkap.

Memang pada tubuh perempuan itu ditemukan sejumlah luka. Ada luka di kepala belakang, pipi, dan mulut. Ada dugaan perempuan 35 tahun ini diperkosa lalu dianiaya hingga tewas.

Kapolsek Mojowarno AKP Yogas mengatakan identitas korban merupakan warga Kecamatan Mojowarno. Korban telah lama ditinggalkan suami dan kedua anaknya yang memilih pindah ke Kediri.

“Dua anaknya dibawa suaminya, korban hidup sebatang kara. Sudah cerai dengan suaminya karena dia mengalami depresi berat,” kata Yogas dilansir dari detikcom yang berada di lokasi, Minggu (17/5/2020).

Yogas menambahkan korban meninggal dunia saat dirawat di RSUD Jombang. Menurut Yogas, korban menderita luka pukulan di bagian mulut, pipi dan pelipis. Dia juga membenarkan korban ditemukan dalam kondisi setengah bugil. Bagian bawah tak mengenakan apa-apa sementara bagian atas kausnya tersingkap.

“Dia diduga menjadi korban pemerkosaan disertai kekerasan sampai dengan korban meninggal dunia,” kata Yogas.

Jenazah Siti diautopsi di RSUD Jombang untuk memastikan penyebab meninggalnya. Autopsi juga untuk memastikan janda dua anak itu benar-benar menjadi korban pemerkosaan.

Gerak Cepat, Polisi Tangkap Pemerkosa dan Pembunuh Janda di Jombang

 
 
Gerak Cepat, Polisi Tangkap Pemerkosa dan Pembunuh Janda di Jombang
Ilustrasi penangkapan

Pelaku pemerkosa dan pombunuh janda Siti Rohayah diketahui sebagai tukang bangunan yang berasal dari luar daerah

TAK  butuh waktu lama bagi polisi membongkar kasus penemuan jasad janda dua anak warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur yang ditemukan tewas dengan kondisi setengah bugil pada Sabtu (16/5/2020) malam.

Polisi dilaporkan telah menangkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban janda dua anak bernama Siti Rohaya itu. Kekinian, pelaku sudah digelandang dan ditahan di Polres Jombang.

Kepastian penangkapan pelaku tersebut diungkapkan Kapolsek Mojowarno AKP Yogas, Minggu (17/5/2020).

“Pelaku sudah kita tangkap dalam waktu tidak kurang 12 jam. Saat ini dibawa ke Polres Jombang guna pemeriksaan lanjutan,” kata Yogas sebagaimana dilansir dari Beritajatim.com, Minggu (17/5/2020).

Soal identitas pelaku, Yogas meminta wartawan mengonfirmasi langsung ke Polres Jombang. Alasannya, penanganan kasus tersebut sudah diambil alih oleh pihak Polres. Dia hanya memastikan bahwa pelaku merupakan seorang kuli bangunan yang berasal dari luar kota.

Diketahui, ketenangan warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur berubah geger. Hal itu menyusul penemuan jasad seorang janda yang tewas dengan kondisi setengah bugil. Korban adalah Siti Rohaya, janda dua anak umur 35 tahun. Polisi menduga korban tewas karena diperkosa dan dibunuh.

“Jasad korban sudah kita kirim ke kamar mayat RSUD Jombang guna menjalani visum. Kami juga sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Dugaan sementara korban meninggal karena penganiayaan atau dibunuh,” ujar Kapolsek Mojowarno AKP Yogas sebagaimana dilansir Beritajatim.com, Minggu (17/5/2020).

Yogas menjelaskan, jasad janda malang itu diketahui pada Sabtu (16/5/2020) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, warga yang melakukan ronda di ujung jalan mendengar suara perempuan menjerit minta tolong. Mereka kemudian bergegas menuju sumber suara, yakni di belakang swalayan setempat.

Sampai di lokasi, warga mendapati sosok perempuan tanpa mengenakan celana dalam tergeletak di semak-semak. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke perangkat desa dan meneruskannya melapor ke polsek setempat.

Atas peristiwa itu, warga pun gempar. Apalagi hasil identifikasi polisi, korban adalah Siti Rohaya, janda beranak dua yang merupakan warga setempat.

“Dari lokasi kami menyita pakaian korban. Saat ini kami masih mendalami kasus ini guna menemukan pelakunnya. Motif pembunuhan ini juga masih kita pelajari,” ujar Yogas. /*dari berbagai sumber

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan