Samarinda, KALTIMAMPUNKU.com – Pemerintah Kota Samarinda bersama DPRD kota Samarinda setempat, kembali menggelar sidang Paripurna dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD atas Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Samarinda Tahun Anggaran 2019. Salah satu rekomendasi DPRD yakni meminta Pemkota Samarinda untuk mengoptimalkan Penadapatn Asli Daerah (PAD).

Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi tersebut dilakukan secara virtual melalui video conference (vidcon) sebagai upaya memutus pandemi Covid-19. Dimana unsur pimpinan berada di ruang sidang utama, Walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama Sekda Sugeng Chairuddin dan para asisten berada di ruang VIP Rumah Jabatan Walikota, sementara undangan lainnya di kediaman masing-masing, Kamis (14/5) malam.

Rapat paripurna ini diikuti 37 anggota DPRD dari 45 orang. Subandi menyampaikan pihak legislatif telah melakukan pembahasan terhadap LKPJ Walikota Samarinda Tahun Anggaran 2019 yang sebelumnya sudah diserahkan pada Rabu, 15 April 2020 dan dengan itu pula dewan membentuk pansus penyususnan rancangan rekomendasi DPRD Kota Samarinda kepada Walikota Samarinda.

“Ini adalah rangkaian berbagai aspirasi, informasi, serta hasil evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Samarinda untuk menjadi masukan sebagai upaya perbaikan terhadap penyelenggaraan Pemerintahaan pelaksanaan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar kedepannya akan lebih baik lagi,“ terang Subandi.

Selanjutnya penyampaian hasil laporan kerja pansus LKPJ Walikota disampaikan Fahrudin. Dikatakan LKPJ 2alikota Tahun Anggaran yang disampaikan ini diharapkan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan pemberdayaan dan peran serta masyarakat sesuai dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014.

“DPRD Kota Samarinda juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kota yang telah menyusun dan menyelesaikan salah satu tugas konstitusionalnya selaku Kepala Daerah dalam penyampaian LKPJ Walikota Tahun 2019,” katanya.

Fachrudin menyampaikan bahwa DPRD memberikan masukan diantaranya agar Pemkot dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah setiap tahun anggaran yang bersumber dari potensi daerah setempat sebagai wujud kemandirian daerah dalam proses pembangunan.

“Dalam perencanaan maupun pengawasannya harus dapat dipertanggung jawabkan secara kelembagaan. Pemerintah Jota Samarinda dalam melakukan perencanaan dan realisasi PAD harus menggunakan sistem e-money atau online,” bebernya.

Selain itu masih Fahrudin, DPRD juga merekomendasikan kepada Pemkot bahwa fasilitas pendidikan adalah sarana penting. Oleh karena itu sebutnya, infrastruktur pendidikan yang baik akan memudahkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman orang.

Di akhir penyampaian rekomendasi DPRD Kota Samarinda juga mengapresiasi atas prestasi yang diraih Pemerintah Kota Samarinda pada tahun 2019 yaitu bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan, kependudukan, ketenagakerjaan, perizinan penanaman modal, kesatuan bangsa dan politik. Semoga apa yang telah dilakukan bersama sinergitas antara eksekutif dan legislatif dapat membuahkan hasill yang baik di tahun-tahun berikutnya,“ tutup Fahrudin. (KMF10/foto diskominfo).

 

 

Editor : Adella Azizah

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan