Orang Tua Kandung Tak Tahu, di Banyuwangi Orang Tua Angkat Nikahkan Siri Anak 12 Tahun dengan Pria 48 Tahun Padahal Istrinya Tiga

 

Banyuwangi, Kaltimampunku.com – Kasus pernikahan anak 12 tahun dinikah siri pria 48 tahun berinisial NW di Banyuwangi, Jawa Timur, disesalkan pihak keluarga.

Pernikahan di bawah umur itu sendiri dilakukan sejak empat pekan lalu dan tak pernah diketahui oleh warga sekitar.

Sedangkan yang menikahkan korban, tidak lain adalah orangtua angkatnya sendiri.

Dimungkinkan, pernikahan ini dilakukan secara diam-diam lantaran hanya diketahui oleh korban, orangtua angkat, mempelai laki-laki dan modin setempat.

Paman korban, Sugiyanto (49) dilansir dari pojoksatu.id, mengaku mengenal NW. Karena itu, ia mengetahui persis bahwa NW saat ini sudah memiliki tiga istri.

Sugiyanto pun mengaku sangat heran dengan kelakukan NW yang tega menikahi keponakannya yang baru lulus sekolah dasar.

“Istrinya tiga. Kok ya masih tega nambah lagi. Apalagi anaknya masih di bawah umur,” ujarnya kepada detikcom.

Sama dengan warga sekitar, Sugiyanto sendiri awalnya sama sekali tak mengetahui perihal nikah siri tersebut.

Ia baru mengetahui bahwa keponakannya telah dinikahkan oleh orangtua angkatnya setelah mendapat informasi dari orangtua kandung korban.

Karena itu, ia meminta kepolisian menghukum berat orangtua angkat yang telah menikahkan keponakannya itu.

“Tidak sepantasnya anak usia 12 tahun nikah. Masih di bawah umur,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan pendamping keluarga korban, Imam Ghozali.

Ia jug mengetahui bahwa selama ini NW memang sudah memiliki tiga istri.

Namun, pernikahan siri dengan korban hanya diketahui oleh NW, korban, orangtua angkat dan modin setempat.

“Iya, yang laki-laki itu sudah punya istri. Pernikahan siri dengan yang bersangkutan,” bebernya.

Imam Ghozali menjelaskan, korban selama ini memang dirawat oleh orangtua angkatnya dan jarang berkomunikasi dengan orangtua kandug sejak saat itu.

“Terakhir, mereka mendengar anaknya sakit,” tuturnya.

Sejak sakit itu, NW kerap kali membantu pengobatan korban sampai sembuh.

“Selama sakit, biaya pengobatan korban sering dibantu oleh NW,” Beber Gozali.

Karena sering membantu dan dianggap berhutang budi, orangtua angkat korban mengatakan NW bisa menikahi korban jika sudah sembuh nanti.

Hal itu pula yang kemudian mendasari korban akhirnya dinikah secara siri oleh NW pada empat pekan lalu.

Sayangnya, pernikahan itu tidak diketahui oleh orangtua kandung korban.

“Yang sebagai wali nikah adalah ibu angkat korban,” tuturnya.

Kapolreta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin pun membenarkan dugaan pernikahan anak di bawah umur ini.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Satreskrim Polresta Banyuwangi.

“Sedang ditangani. Masih penyelidikan,” singkatnya.

Anak 12 Tahun di Banyuwangi Dinikahkan Orangtua Angkat, 4 Minggu Warga Tidak Tahu

Ilustrasi nikah siri
Ilustrasi nikah siri

DUGAAN pernikahan anak di bawah umur terjadi di Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur.

Anak yang baru lulus sekolah dasar berusia 12 tahun itu dinikahkan oleh orangtua angkatnya.

Sang mempelai laki-laki, adalah pria berusai 48 tahun.

Di sisi lain, orangtua kandung sang anak, tidak mengetahui bahwa anaknya telah dinikahkan.

Orangtua kandung pun tak terima dan lantas mengadukan hal ini ke kepala dusun setempat pada Minggu (12/7/2020) kemarin.

Akhirnya, warga pun baru mengetahui dan langsung menggunjingkan pernikahan di bawah umur itu.

Sebelumnya, pernikahan ini hanya diketahui oleh orangtua angkat, mempelai pria dan modin setempat yang menikahkan.

Lantaran geram, warga pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Polsek Siliragung.

Iklan Tanah Dijual : Tanahnya Luas Harganya Murah

Akan tetapi, warga kemudian dilimpahkan ke Polresta Banyuwangi untuk ditindaklanjuti.

Kapolreta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin pun membenarkan dugaan pernikahan anak di bawah umur ini.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Satreskrim Polresta Banyuwangi.

“Sedang ditangani. Masih penyelidikan,” singkatnya

Salah seorang warga pendamping korban, Imam Ghozali menuturkan, kasus ini sengaja dipolisikan karena merupakan pernikahan di bawah umur.

“Makanya kita melaporkan hal ini. Karena memang anak di bawah umur sudah tidak diperbolehkan hal seperti ini dilakukan,” jelasnya.

Imam menjelaskan, berdasarkan pengakuan sang anak, dirinya dinikah siri sudah sejak empat pekan lalu.

“Nikah siri ini sudah berjalan 4 minggu,” sambung Imam. pojoksatu

Permadi

Iyan Kandangan

”The ”The ”The ”The

Tinggalkan Balasan