Setelah meneken perjanjian dengan Kesultanan Kutai Kertanegara, utusan pemerintah Belanda lenyap di Kalimantan. Diabadikan menjadi nama gunung. Oleh Rahadian Rundjan  Suku Dayak dalam pakaian perangnya, 1864. Foto: The Illustrated London News/commons.wikimedia.org. DI perbatasan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur terdapat Pegunungan Muller. Keanekaragaman hayatinya penting untuk menjaga kelestarian tiga sungai terbesarContinue Reading

  Pejabat kolonial Belanda memandang perayaan Lebaran dan ritual Syawalan sebagai tindakan boros. Oleh Hendaru Tri Hanggoro    Raden Adipati Wiranatakusuma, Bupati Bandung, mengenakan kafiyeh, berada di bawah payung, berkumpul merayakan Lebaran bersama jelata di depan Masjid Agung Bandung, Jawa Barat, pada 1926. Sumber : Domain publik.   “Tahun Baru PribumiContinue Reading

Kaltimampunku.comI SULAIMAN As Sirafi adalah pengembara Muslim pertama yang mencatat perjalanannya ke Indonesia pada tahun 227 H, yakni di masa kekuasaan Daulah Abbasiyah yang berpusat di Baghdad. Sulaiman sendiri berasal dari Siraf. Siraf tidak lain adalah kota pelabuhan yang terletak teluk Persia, yang jaraknya dengan Bashrah 7 hari pelayaran jika cuacaContinue Reading

Tujuh penyakit yang ditakuti masyarakat Jawa kuno salah satunya impoten. Penyakit ini bisa menghancurkan rumah tangga.     KALTIM AMPUNKU – Salah satu pahatan relief Karmawibhangga di kaki Candi Borobudur yang menunjukkan adegan beberapa orang sedang memberikan pertolongan pada seorang laki-laki yang sakit. Ada yang memijat kepalanya, menggosok perut sertaContinue Reading

  KALTIM AMPUNKU – Bangunan klenteng Toa Pek Kong, saksi gelombang awal Komunitas Tionghoa di Kota Tarakan Keberagaman di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, nyaris serupa dengan wilayah perkotaan lainnya di Indonesia. Berbagai kelompok suku, agama dan ras hidup berbaur di Bumi Panguntan, sebutan Kota Tarakan. Dulunya Tarakan sebagai sebuah wilayah kepulauan yang terpisah dari pulau besar Kalimantan, adalah basis pertahanan militer Kolonial Belanda pada masa perang dunia kedua. BahkanContinue Reading

  Masuknya Islam di Gowa terbilang lambat jika dibandingkan wilayah Sumatera dan Jawa. Namun raja di sana menerima Islam secara cepat hingga agama itu berkembang pesat.   Kedatangan Pertama Penyebaran Islam di Nusantara berlangsung tidak merata. Ajaran agama dari Jazirah Arab ini tidaklah masuk secara bersamaan ke seluruh penjuru Nusantara.Continue Reading

  Penelitian genetika membuktikan tak ada pemilik gen murni di Nusantara. Manusia Indonesia adalah campuran beragam genetika yang awalnya berasal dari Afrika.     KALTIM AMPUNKU – ASLINYA dari mana? Begitu biasanya orang-orang memulai percakapan. Pertanyaan ini kadang sulit untuk dijawab. Itu baik hanya untuk sekadar basa-basi maupun benar-benar inginContinue Reading

. Oleh Risa Herdahita Putri Khubilai Khan menunggangi empat gajah dalam sebuah pertempuran. Foto: ancestryimages.com. MEMPERLAKUKAN Meng Qi dengan buruk adalah dosa yang dibuat Raja Singhasari Kertanagara, sehingga Khubilai Khan harus menghukumnya. Itulah alasan kedatangan bangsa Mongol ke Jawa sebagaimana dikisahkan dalam Sejarah Dinasti Yuan (Yuan Shi). Namun, tak hanyaContinue Reading

Khubilai Khan mengirim utusan ke Jawa pada 1280, 1282, dan 1286. Raja Singhasari, Kertanegara dengan percaya diri merusak muka utusan terakhir, Meng Qi pada 1289, karena telah menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara dan Asia Tenggara . Oleh Risa Herdahita Putri Sejak mendirikan Dinasti Yuan, Khubilai Khan mulai menebarContinue Reading

Kaltimampunku.com Kisah Cheng Ho merupakan kisah sejarah yang selalu diangkat oleh sejarawan Eropa untuk menginformasikan hubungan antara Jawa (Majapahit) dengan Cina di era dinasti Ming. Sebut saja misalnya paparan sejarah Bernard H.M. Vlekke dan Anthony Reid. Tidak berlebihan jika kemudian kisah tersebut kemudian mendapat beragam apresiasi dari sejarawan lainnya. BeragamContinue Reading