Kerajaan Mulawarman Pernah Dapat Bantuan hibah dari Kutai Kartanegara Nama Iansyahrechza juga tercatat sebagai Ketua Lembaga Adat Besar Kaltim periode 2011-2016 berdasarkan surat keterangan Kesbangpol Kaltim dengan nomor registrasi nomor 220.04.1.00.1100 sebagai organisasi masyarakat (Ormas) KALTIM AMPUNKU– Walaupun menyebut diri sebagai  “raja”,  namun “bentuk pemerintahan” dari  Raja Kutai Mulawarman diContinue Reading

Awalnya Gepak atau kepanjangan dari Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (Gepak) adalah wadah atau organisasi berkumpulnya pemuda asli Kalimantan. Kemudian Gepak juga membuka diri, kepada pemuda yang tinggal di Kalimantan, apa pun suku, agama dan  ras ataupun golongan. Gepak ingin turut andil  memelihara persatuan dan kesatuan serta perdamaian  khususnyadi Kalimantan khususnya.Continue Reading

  KALTIM AMPUNKU –Lamin Mancong terletak di Kecamatan Jempang tepatnya Kampung Tanjung Isuy. Lamin Mancong didirikan pada tahun 1928 oleh kepala adat yang bernama Temenggung Bang. Saat ini keadaan Laminsudah semi permanen, setelah direnovasi pada tahun 1985 oleh Hotel Brena Kutai bekerjasama dengan Pemerintahan Belanda. Saat ini lamin digunakan sebagaiContinue Reading

Belanda melihat potensi sumber daya alam di wilayah Kutai. Sekuat tenaga mereka berusaha menguasainya.   RENCANA pemindahan ibu kota akhirnya disiarkan.Dalam keterangan pers di Istana Negara (26/8/2019), Presiden Joko Widodo menyebut jika serangkaian kajian telah dilakukan untuk menetapkan Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru Republik Indonesia. “Hasil kajian-kajian tersebut menyimpulkanContinue Reading

Setelah meneken perjanjian dengan Kesultanan Kutai Kertanegara, utusan pemerintah Belanda lenyap di Kalimantan. Diabadikan menjadi nama gunung. DI perbatasan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur terdapat Pegunungan Muller. Keanekaragaman hayatinya penting untuk menjaga kelestarian tiga sungai terbesar di Kalimantan: Kapuas, Barito, dan Mahakam. Penjelajah Belanda, Anton Willem Niewenhuis adalah orangContinue Reading

Dari istana Kesultanan Kutai, kehadiran pemerintah kolonial dipandang sebagai penjamin keamanan dan salah satu sumber ekonomi Kesultanan. Mereka menyepakati serangkaian perjanjian dengan pemerintah kolonial serentang 1825-1882. Melalui perjanjian itulah, wilayah Kutai terbuka bagi pemerintah kolonial.   Jacobus Hubertus Menten seorang pensiunan Dinas Pertambangan Belanda. Dia pernah bekerja di Kalimantan Timur,Continue Reading

Awal Mula Tambang Batubara   Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara akan menjadi ibukota baru Indonesia. Dua wilayah ini terletak di Kalimantan Timur, provinsi kaya sumber daya alam. Tambang batubara terbesar di Indonesia berada di provinsi itu, di wilayah bernama Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Penelusuran batubara di Kalimantan Timur bermulaContinue Reading

Kerajaan di Kutai Kartanegara memulai abad sejarah Nusantara ribuan tahun yang lalu. Umurnya seakan singkat sampai kemudian lenyap.    Foto lama Prasasti Yupa di Museum Nasional, dari sekira 1930 dan 1955 (KITLV-Kemendikbud).   Presiden Joko Widodo mengumumkan lewat konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8), lokasi ibu kota baruContinue Reading

Intervensi dari Belanda membuat Sultan Kutai bersikap lain dengan rakyatnya yang menginginkan Kalimantan Timur masuk Republik Indonesia. PERSIAPAN pembangunan daerah Kutai dan Panajam Paser Utara  (yang diproyeksikan sebagai ibu kota baru) terus digalakan. Sebisa mungkin pemerintah Indonesia ingin membuat suasana nyaman di kedua daerah yang masuk ke dalam administrasi KalimantanContinue Reading

3.   Keterkaitan Kesultanan Kutai dalam Erau Balik Delapan Perayaan Erau Balik Delapan yang merupakan erau pertama kali setelah terhenti 500 tahun lalu dilaksanakan di Balikpapan tidak akan pernah terlaksana tanpa adanya kepedulian dari setiap pihak terutama yang memiliki budaya tersebut. Salah satu pemilik kebudayaan erau yang dikenal masyarakat luasContinue Reading

Sebelum ke bagian hasil penelitian atau pembahasan, Ulum Janah menyampaikan metode penelitian, yang terdiri dari penentuan lokasi, penentuan informan, Penentuan Informan dan Teknik Analisis Data METODE PENELITIAN 1.   Penentuan Lokasi Penelitian Penelitian ini memilih lokasi pada waktu Erau Balik Delapan tepatnya di sepanjang Pantai Melawai. Lokasi perayaan Erau BalikContinue Reading

B. KAJIAN PUSTAKA   1.   Wujud Kebudayaan Tindakan dan aktivitas manusia terangkai dalam suatu perbuatan yang berpola. Sebagai suatu sistem ide dan konsep dari serangkaian kerangka tindakan dan aktivitas manusia, tindakan tersebut menurut Parson, dkk. (Wiranata, 2011) dapat dirumuskan, yakni: ideas , activities , dan artifacts .   IdeasContinue Reading

Sebuah Kajian Budaya dan Folklor KAJIAN tentang sejarah asal mula Kota Balikpapan melalui perayaan Erau Balik Delapan, karena adanya fenomena budaya di sepanjang Pantai Melawai. Fenomena budaya yang belum pernah terjadi sebelumnya itu menjadi perhatian masyarakat yang mayoritas pendatang. Hal tersebut karena selama ini Kota Balikpapan dikenal tidak memiliki budayaContinue Reading

Kaltimampunku.com H.O.K Tanzil penjelajah terkenal Indonesia pernah beberapa kali ke Kalimantan khususnya Kalimantan Timur. Dia menuliskan catatannya secara mendetail dan tulisannya dimuat di majalah Intisari. Berikut ini salah satu tulisannya, yang dimuat Intisari edisi Agustus 1979 dengan judul asli “Melancong ke Kalimantan”. Dalam bulan Maret 1979 saya membaca di koran-koran bahwaContinue Reading

Kaltimampunku.com Carl Alfred Bock merupakan naturalis dan pelancong berkebangsaan Norwegia. Bock melakukan perjalanan ke pedalaman Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan pada 1879. Ketika itu usianya masih 30 tahun. Dia sangat akrab dengan Sultan Kutai Aji Moehammad Soelaiman. Kisah penjelajahannya dibukukan dalam The Head Hunters of Borneo yang terbit pada 1881.Continue Reading

Kaltimampunku.com Sebelum adanya masjid Raya Darussalam Samarinda, di pinggiran Sungai Mahakam, di dekat Pasar Pagi ada masjid yang bernama Masjid Djami. Selanjutnya Masjid Djami dibongkar, dibangun masjid baru yang bernama Masjid Raya Darussalam di seberang jalan tidak jauh dari lokasi Masjid Djami. Masjid Djami di pinggir sungai Mahakam maupun MasjidContinue Reading

Wartawan pergerakan, yang tak pernah menyerah meski sempat di penjara beberapa kali Kaltimampunku.com SETELAH diusir Belanda dari Kaltim, sekitar tahun 1938, Horas Siregar tidak pulang ke Sumatera Utara. Tapi merantau ke Sulawesi Tengah. Lebih tepatnya ke kota Palu, ibukota propinsi Sulawesi Tengah.Tokoh pers Kaltim “5 zaman”, H Oemar Dachlan mengakuContinue Reading

MASYARAKAT Samarinda heboh. Bukan karena Kadrie Oening, yang saat itu menjabat sebagai Walikota Samarinda ke 3 merubah tanda tangannya. Tapi bentuk tanda tanganya yang baru itulah yang nampak “aneh”, yang menjadi perbincangan warga Samarinda. Ada tulisan “Allah” di dalam tanda tangan Walikota, Karena seperti umumnya tanda tangan, biasanya bertuliskan namaContinue Reading

KALTIMAMPUNKU.COM– Di Samarinda, jalan utama berada di pinggiran Sungai Mahakam. Sekarang ini (2019) betapa banyaknya kendaraan yang lewat di jalan-jalan protokol. Lalu bagaimana suasana jalan di sekitar tepi Sungai Mahakam tempo doeloe? Lihat Juga Foto Pemandangan Jalan Lainnya : Foto Pemandangan Jalan-jalan di Samarinda Tahun 1930 Di foto juga tampakContinue Reading

Bagaimana suasana jalan di kota Samarinda tempo doeloe? Berikut ini beberapa foto-foto pemandangan jalan-jalan di Kota Samarinda di tahun 1930. Ini salah satu jalan di yang berada dalam wilayah Samarinda. Di tahun 1930 itu, Samarinda masih menjadi bagian dari kekuasaan pemerintahan Hindia Belanda. Baca : Vierkante Paal Samarinda yang LuasnyaContinue Reading

Kaltimampunku.com- Kapan koran mulai masuk ke Kalimantan Timur khususnya Samarinda? Oemar Dachlan mantan wartawan 5 zaman ( dari zaman perjuangan melawan Belanda, Jepang, Proklamasi Kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru sampai Era Reformasi) menyebutkan pada tahun 1920-an Kalimantan Timur yang pada waktu itu lebih dikenal dengan sebutan Oost Borneo (sebutan diContinue Reading